Sempat Insecure, Alda Swarni Dewi Tak Menyangka Jadi Putri Hijabfluencer Kalbar 2022

Ia juga merupakan Kepala Tutor Di Limbung English Village 2020-2021 dan Tutor Bahasa Inggris di Parit Baru English Village 2019-2020.

Penulis: Maskartini | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Maskartini
Alda Swarni Dewi Juara 1 Putri Hijabfluencer Kalbar 2022. 

Pernah menolak mengikuti ajang lantaran belum mampu dan belum siap, namun Alda Swarni Dewi dara kelahiran Desa Pulau Kumbang, 5 Mei 1999 ini membuktikan kemampuannya dengan meraih Juara 1 Putri Hijabfluencer Kalbar 2022.

"Alhamdulillaah, dari awal saya mengikuti ajang ini, saya telah meminta restu bapak. Beliau mengizinkan dan berpesan agar tetap kuat dan semangat dalam menyelesaikannya hingga akhir. Tidak hanya Bapak, namun seluruh saudara saya selalu menyemangati saya agar saya bisa melalui seluruh tantangan dengan fokus, terkonsep dan matang," ujarnya Sabtu, 30 Agustus 2022.

Kata-kata semangat dan keyakinan dari keluarga tercinta membuat Alda percaya bahwa sebaik-baik amunisi adalah doa dan semangat dari keluarga dan orang-orang terdekatnya.

Selain keluarga, ia juga meminta dukungan kepada teman-teman yang memiliki skills yang tidak saya miliki. Alda percaya bahwa ia tidak bisa berdiri sendiri dan membutuhkan support untuk mengharumkan nama Kabupaten Kayong Utara.

"Untuk itu, saya mengajak Marhadi yaitu videographer, Deni Ramadhon dan Yasam Efendi sebagai fotografer, Sika Nadia sebagai MUA dan Andi sebagai reporter.
Merekalah yang mengantar saya hingga sampai ke titik ini," ujarnya.

Dukungan penuh diakuinya juga diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kayong Utara beserta segenap jajaran dan staf sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah ditoreh oleh puteri daerah. Ia pun mulai optimis bisa menjadi pemenang.

"Alhamdulillah saya selalu berpikir positif dan set goal saya menjadi pemenang. Saya yakin, apabila hasil yang kita harapkan adalah menjadi pemenang maka usaha yang harus dilakukan adalah usaha sang pemenang, tidak boleh tanggung, harus maksimal.
Saya optimis bisa menjadi pemenangnya, saya selalu belajar dengan giat dan tekun, namun tetap menyerahkan seluruh hasilnya kepada Allaah SWT," ujarnya.

Alda juga mengaku sempat down karena teringat oleh Almarhum Ibu yang selalu hadir di setiap lomba namun pada saat grand final.

Namun, dengan semangat dari seluruh orang-orang yang telah berjuang bersamanya, ia yakin bisa melalui rintangan ini dengan sebaik-baiknya dan menjawab sesi QNA dengan tenang.

Proses seleksi awal kata Alda menyaring Top 12 dengan berbagai tantangan. Ia pun membuat video ootd cara muslimah dalam berpakaian dan mengumpulkan video bakat.

Setelah itu, diadakan lagi tes tertulis dan wawancara yang dinilai langsung oleh tim Putri Hijab Indonesia yang berada di pusat.

Terakhir peserta mengumpulkan voting melalui like instagram pada akun @putrihijab.kalbar dan akhirnya terpilihlah dengan 12 finalis yang akan melaju ke babak karantina online & offline, tes tertulis dan wawancara, tes mengaji, motion challenge tentang isu muslimah, video bakat, dan grand final Putri Hijabfluencer Kalbar 2022.

"Saya bersama 10 teman-teman Putri Hijab Kalbar 2022 lainnya yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota, akan melaksanakan program bersama organisasi-organisasi yang ada di kabupaten untuk mengenalkan Putri Hijab Kalbar dengan berkolaborasi dalam sharing session online mengenai isu yang akan diselesaikan oleh masing-masing organisasi," ujarnya.

Mereka kata Alda berkomitmen akan terus ikut berkolaborasi dalam agenda kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Kota.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved