Pola Hidup Sehat

Apa Sih Itu Penyakit GERD? Penyebab dan Gejalanya, Hingga Bau Mulut

Tak hanya lambung, GERD turut memengaruhi sampai mengiritasi kerongkongan. Berbagai penyebab GERD di atas bisa menyebabkan gejala asam lambung naik

Tayang:
AFP
Gejala GERD ada yang menyebabkan kerusakan jaringan karena asam lambung atau bersifat erosif. Ada juga gejala GERD yang tidak ditandai kerusakan jaringan atau non-erosif. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- GERD memiliki gelaja umum yang mirip dengan penyakit maag. Meski memiliki gejala umum yang mirip dengan mag, gejala GERD perlu Anda waspadai.

Gangguan pencernaan gastroesophageal reflux disease atau GERD adalah kondisi saat asam lambung terus-menerus naik dari perut ke kerongkongan.

Melansir International Foundation for Gastrointestinal Disorders, GERD berbeda dengan penyakit asam lambung biasanya.

Tak hanya lambung, GERD turut memengaruhi sampai mengiritasi kerongkongan. Sebelum membahas gejala GERD, simak lebih dulu penyebab gangguan pencernaan ini.

Manfaat Beri Jeda Minum 30 Menit hingga 1 Jam Setelah Makan Bagi Kesehatan, Minimkan Risiko Gerd

Penyebab GERD

Melansir Cleveland Clinic, asam lambung bisa naik dari perut ke kerongkongan karena katup atau klep sfingter esofagus bagian bawah melemah.

Klep berupa kumpulan otot ini letaknya berada di persimpangan lambung dan esofagus.

Dalam kondisi normal. katup ini bisa kembali menutup rapat setelah makanan masuk ke perut.

Namun, saat kondisinya melemah, katup ini bisa rileks atau kendor dan memungkinkan asam lambung yang semestinya bertahan di perut jadi naik ke kerongkongan.

Ada beberapa hal yang bisa jadi penyebab GERD, antara lain:

  • Tekanan di perut, kondisi ini jamak dialami ibu hamil
  • Makanan tertentu misalkan makanan pedas, gorengan, produk susu, dll.
  • Makan terlalu banyak
  • Makan terlalu dekat dengan waktu tidur
  • Efek samping obat tertentu
  • Hernia hiatus atau bagian atas perut membengkak
  • Stres
  • Terlambat makan

Berbagai penyebab GERD di atas bisa menyebabkan gejala asam lambung naik kembali ke kerongkongan dan menyebabkan refluks.

Tanpa Obat, 7 Cara Menghilangkan Nyeri GERD

Gejala GERD

Paparan asam lambung yang kerap naik dari perut ke kerongkongan bisa memicu gejala GERD.

Gejala GERD ada yang menyebabkan kerusakan jaringan karena asam lambung atau bersifat erosif. Ada juga gejala GERD yang tidak ditandai kerusakan jaringan atau non-erosif.

Tanda gangguan pencernaan ini yang dirasakan penderitanya bisa berbeda-beda. Sebagian besar mengalami gejala GERD ringan tanpa kerusakan jaringan.

Beberapa gejala GERD antara lain:

  • Rasa panas sampai sesak di ulu hati yang menjalar ke dada (heartburn) kumat lebih dari seminggu sekali
  • Heartburn sangat parah, sampai membuat penderita terbangun saat tidur, atau mengganggu aktivitas sehari-hari
  • Sering bersendawa
  • Tenggorokan sakit sampai susah menelan
  • Air liur berlebih secara tiba-tiba
  • Makanan rasanya menempel di kerongkongan
  • Sakit tenggorokan tak kunjung sembuh

Modifikasi GERD Jika Muncul Kecemasan, Komplikasi Penyakit yang Picu Asam Lambung

  • Radang tenggorokan kronis
  • Radang gusi
  • Erosi enamel gigi
  • Suara serak di pagi hari
  • Mulut terasa asam
  • Bau mulut

Terkadang, sebagian penderita juga merasakan gejala GERD nyeri dada. Jangan diabaikan, karena sakit dada juga bisa jadi tanda penyakit jantung atau masalah paru-paru.

GERD umumnya bisa disembuhkan dengan obat GERD yang tepat dan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat.

Apabila tidak diatasi, GERD bisa memicu komplikasi iritasi asam lambung yang bisa berdampak fatal. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved