Dampak Hujan Lebat dan Pasang Air Laut, BPBD Sebut Enam Kecamatan di Mempawah Rawan Banjir
"Jadi saat ini yang rawan banjir diakibatkan curah hujan tinggi dan bisa diikuti dengan pasang air laut yakni, Kecamatan Jongkat, Segedong, Sungai Pin
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah, Agit Sugiarto, menyebut, sesuai prakiraan BMKG, wilayah Kabupaten Mempawah masuk kategori rawan banjir.
"Sebagaimana prakiraan cuaca terkini dari BMKG, beberapa wilayah di Kalimantan Barat memang masuk dalam kategori rawan banjir, khususnya juga di wilayah Kabupaten Mempawah," jelas Agit kepada Tribunpontianak.co.id, Minggu 14 Agustus 2022.
Agit menjelaskan, untuk saat ini ada beberapa wilayah di Kabupaten Mempawah yang rawan banjir, seperti wilayah yang berada di pesisir pantai. Yakni karena curah hujan yang tinggi ditambah dengan bersamaan air laut pasang.
"Jadi saat ini yang rawan banjir diakibatkan curah hujan tinggi dan bisa diikuti dengan pasang air laut yakni, Kecamatan Jongkat, Segedong, Sungai Pinyuh, Mempawah Hilir, Mempawah Timur, serta Kecamatan Sungai Kunyit," ungkapnya.
• Ketua MD KAHMI Mempawah Ingatkan Kader HMI Sebagai Agen Perubahan
Namun kata Agit, saat ini belum ada laporan warga yang terdampak banjir yang hingga mengungsi.
"Tidak ada yang mengungsi ataupun kebanjiran, hanya saja air pasang naik, kalau banjir besar yang mengakibatkan warga mengungsi masih belum ada informasi," tegasnya.
Lebih lanjut Agit menjelaskan, untuk antisipasi banjir tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan para Camat agar dapat diteruskan kepada pihak Desa/Kelurahan agar dapat meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi yang tidak diinginkan terjadi di lapangan.
"Selain itu kami juga meminta agar apabila terjadi banjir di Desa/Kelurahan untuk segera menyampaikan laporan ke BPBD pada kesempatan pertama, sehingga dpt segera dilakukan upaya-upaya penanganan yang diperlukan," tutupnya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News