4 Paguyuban Lintas Etnis Bersama Ikatan Alumni Pemantapan Nilai Kebangsaan Lemhanas Kibarkan Bendera

Selain Lintas Etnis Pengibaran 1.000 bendera inipun diikuti oleh komunitas pemuda, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan pelajar.

Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pengibaran 1.000 Bendera Merah Putih di Waterfront Pontianak oleh 24 Paguyuban Lintas Etnis bersama Ikatan Alumni Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia Angkatan Dua Provinsi Kalimantan Barat, Minggu 13 Agustus 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 77, 24 Paguyuban Lintas Etnis bersama Ikatan Alumni Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia Angkatan Dua Provinsi Kalimantan Barat mengibarkan 1.000 Bendera Merah Putih.

Bertempat di Waterfront Sungai Kapuas Pontianak,  ribuan bendera Merah Putih di pasang sepanjang di Waterfront Pontianak.

Selain Lintas Etnis Pengibaran 1.000 bendera inipun diikuti oleh komunitas pemuda, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan pelajar.

“Kegiatan Pengibaran 1.000 bendera merah putih ini dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI dan sekaligus mengingat perjuangan para pendiri bangsa, yang telah memperjuangkan kemerdekaan dengan mengorbankan Harta Benda bahkan nyawa dalam merebut kemerdekaan ini,”ujar Ketua Ikal Taplai Lemhanas RI Kalbar, Edi Suhairul.

Sejumlah Peserta Mengaku Senang Saat Mengikuti Lomba Mewarnai di Kantor Tribun Pontianak

Edi mengatakan, pengibaran bendera ini dilakukan untuk memberi semangat sekaligus mengingatkan kembali  warga-warga yang belum memasang bendera di hari kemerdekaan ini untuk melakukan Pengibaran Bendera Merah Putih di tempatnya masing-masing.

Saat ini, ia mengatakan berjuang tidak lagi dengan cara memikul senjata atau membawa bambu runcing, namun saat ini hanya memperingati dan menghargai perjuangan pendiri bangsa ini dengan mengibarkan bendera di HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Gerakan pengibaran seribu bendera merah putih, menggambarkan Kekuatan yang didasari Nasionalisme yang tetap menjaga persatuan dan kesatuan perlu dirawat dan dijaga bersama-sam oleh semua elemen, baik Pemerintah, Masyarakat serta TNI dan Polri.

Edi mengatakan, langkah ini dilakukan agar nasionalisme serta  wawasan kebangsaan masyarakat semakin kuat. 

Salah Satu peserta Pengibaran 1.000 bendera merah putih, yang juga Ketua Badan Eksekutif Mahsiswa (BEM) Akademi Farmasi (Akfar) Yarsi Pontianak, Wahyu Dwi Pujianto mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh Ikal Taplai Lemhanas RI Kalbar, ia mengatakan bahwa momen seperti ini merupakan langkah yang sangat baik untuk membangkitkan kembali  semangat kebangsaan seluruh elemen masyarakat, telebih para generasi muda penerus cita-cita para pendiri bangsa.

“Saya sangat bangga bisa mengikuti kegiatan ini, kami merasa kegiatan yang mengobarkan semangat kebangsaan dan Nasionalisme dikalangan anak muda seperti kami sangat perlu dilakukan, karena memang bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawan apalagi ini adalah hari Kemerdekaan kita,” ungkap Wahyu.

Wahyu Dwi Pujianto mengatakan seiring perkembangan zaman dan tekhnologi  saat ini terkadang memang ada hal yang terlupakan moment-mpoment seperti ini terutama dalam memaknai kemerdekaan, sehingga perlu dipupuk kembali dengan berbagai kegiatan.

Selanjutnya, Ketua Perkumpulan Merah Putih Sukiryanto menyampaikan pihaknya yang tergabung dari 24 Etnis di Kalbar mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia menjadi hari yang paling tinggi derajatnya.

"Ketika rasa cinta tanah air itu telah tumbuh maka rasa yang lain akan tegabung, misalnya anti korupsi, kekerasan, dan kita cinta perdamaian, karena bagaimanapun Damai itu indah,"tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved