Pola Hidup Sehat
Vaksin Omicron BioNTech Siap Dikirim Setelah Oktober, Lanjut Vaksin Booster Kedua
Perusahaan biotek Jerman, BioNTech telah membuat vaksin baru yang secara khusus menargetkan varian Omicron.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Vaksin menjadi suatu syarat untuk mereda penyakit Covid-19 agar tidak berdampak fatal bagi tubuh.
Perusahaan biotek Jerman, BioNTech telah membuat vaksin baru yang secara khusus menargetkan varian Omicron. Akan ada dua vaksin khusus Omicron yang akan dikembangkan.
Dua vaksin khusus yang diadaptasi dari Omicron diharapkan dapat segera dikirimkan setelah bulan Oktober mendatang.
Dikutip dari CNA, pengiriman vaksin baru ini akan membantu memacu permintaan pada kuartal keempat.
Sebelumnya, perusahaan ini telah mengirimkan permintaan global sebanyak 3,6 miliar dosis vaksin.
• Termasuk Kelompok Rentan Tertular, Nakes Segera Terima Vaksin Booster Kedua
Jumlah ini berkurang dikarenakan mayoritas orang di dunia khususnya negara barat telah menerima tiga atau empat suntikan vaksin Covid-19 untuk mencegah keparahan dari maraknya penularan varian Omicron.
Akan tetapi, kampanye vaksinasi booster menggunakan suntikan yang ditingkatkan secara khusus menargetkan varian Omicron diperkirakan akan menaikkan permintaan vaksin di musim gugur mendatang.
Sembari menunggu persetujuan peraturan, perusahaan ini menegaskan bahwa kedua vaksin khusus Omicron yang diadaptasi dari subvarian Covid-19 tersebut akan tersedia pada waktunya untuk kampanye.
Perusahaan BioNTech dan Pfizer telah menyerahkan salah satu vaksin yang menargetkan subvarian BA.1 Omicron kepada regulator obat Uni Eropa European Medicines Agency bulan lalu.
Saat ini, vaksin tengah menunggu persetujuan.
Sedangkan vaksin yang menargetkan subvarian BA.4 dan BA.5 Omicron, seperti yang direkomendasikan oleh regulator obat Amerika Serikat, akan memulai uji klinis bulan ini, dengan dosis awal diharapkan bisa dikirimkan juga mulai awal Oktober.
• Berikut Sasaran Vaksin Booster Kedua para Tenaga Kesehatan Nakes di Kalbar
Pendapatan BioNTech turun
Adapun perusahaan membukukan pendapatan dan laba bersih kuartal kedua turun sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya, masing-masing menjadi 3,26 miliar euro dan 1,672 miliar euro.
Perusahaan menegaskan kembali panduan pendapatan vaksin tahun ini, dari 13 miliar euro menjadi 17 miliar euro, turun dari 19 miliar euro tahun lalu.
Sementara itu, mitra perusahaan ini yaitu Pfizer pada akhir bulan lalu memperkirakan penjualan vaksin Covid-19 sebesar 32 miliar dolar AS selama setahun penuh.
• Enam Ribu Tenaga Kesehatan di Pontianak Akan Terima Vaksin Booster Kedua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Aturan-Baru-Siap-siap-Vaksin-Booster-Bakal-jadi-Syarat-Wajib-Aktivitas-Masyarakat.jpg)