Kesurupan adalah Sebuah Fenomena, Simak Penjelasan Secara Ilmiah
Menurut para ilmuwan, fenomena kesurupan hadir di tengah-tengah masyarakat yang religius. Gagasan ini bahkan sudah ada sejak di bangunnya gereja
Padahal, “Seringkali, ini adalah orang-orang yang putus asa. Ini mungkin hanya salah satu cara untuk mengatasinya,” ungkap psikolog wanita itu.
Pemikiran ini pun terus terpatri dan membentuk stigma bahwa salah satu jalan keluarnya adalah melakukan ritual pengusiran roh jahat. Padahal, bisa saja sebenarnya kita mengalami penyakit mental karena tekanan.
Akhirnya, banyak masyarakat awam yang lebih memercayai para pemuka agama daripada memeriksakannya ke psikolog. Namun, seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, kondisi tersebut dikategorikan dalam gangguan jiwa.
Hal ini pun juga ditekankan oleh Christopher French, Kepala Unit Penelitian di Goldsmith's College di London, bahwa “Di masa lalu, epilepsi, sindrom tourette, dan beberapa bentuk skizofrenia, semuanya dicap sebagai kesurupan.”
• Renungan Kenaikan Isa Al Masih & Turunnya Roh Kudus yang Dikenal dengan Hari Pentakosta
Mengalami Skizofrenia atau Kepribadian Ganda
Orang yang kesurupan memiliki gejala utama halusinasi terhadap hal-hal yang tak kasat mata. Misalnya, mereka terbayang-bayang akan suatu sosok atau mendengar suara-suara semu.
Hal ini sama seperti gejala skizofrenia yang membuat pengidapnya mengalami delusi, halusinasi, kekacauan dalam berpikir, hingga perubahan berperilaku.
Selain itu, perubahan perilaku juga bisa diasosiasikan dengan multiple personality disorder (MPD) atau dissociative identity disorder (DID). Penderita gangguan mental ini meyakini dirinya adalah orang lain, sebuah benda, atau seekor hewan.
Dalam dunia psikiatri, gejala ini disebut juga sebagai gangguan disosiasi yang merupakan bagian dari neurosis histerik yang dipicu stres berat sehingga memicu seseorang beralih menjadi pribadi yang lain.
Dilansir Kompas.com, kondisi mental orang yang kesurupan serupa dengan orang yang dihipnotis. Hal ini terjadi sebagai coping mechanism untuk bertahan dari tekanan mental yang dialami.
• SEBELUM Meninggal, Artis Hanna Kirana Curhat: Roh Aku Udah Enggak Tenang di Badan Ini
Selain itu, kesurupan juga bisa disebabkan oleh amnesia karena orang yang bersangkutan kehilangan memori yang disertai dengan terciptanya identitas baru.
Itulah sebabnya, tak semua penyebab kesurupan berasal dari roh jahat. Jika ditelisik lebih jauh, kesurupan bisa dipicu oleh tekanan stres berat yang sudah berada di ambang batas. Tekanan tersebut meledak hingga akhirnya merusak kesehatan mental secara tiba-tiba.
Dengarkan kisah misteri lainnya yang dibalut dengan drama audio hanya melalui siniar Tinggal Nama di Spotify. Tak hanya itu, ada pula reka ulang kehidupan para tokoh pahlawan nasional yang akan membuatmu kagum dengan perjuangannya.
Tunggu apalagi? Yuk, segera ikuti siniarnya agar kalian tak tertinggal tiap ada episode terbaru yang tayang tiap Senin dan Jumat.
Episode “Almarhum Menuntut Keadilan [Pt.1]” bisa kalian akses melalui tautan berikut https://dik.si/tn_almarhum1. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News