Sutarmidji Sempat Bahas Terkait Rencana Pembangunan Tol di Kalbar Saat Bertemu Presiden Jokowi
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan banyak hal yang dibicarakan ketika mendampingi Presiden Jokowi Kunjungan Kerja di Kalbar.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan banyak hal yang dibicarakan ketika mendampingi Presiden Jokowi Kunjungan Kerja di Kalbar.
Diantaranya sempat dibahas terkait perkembangan rencana pembangunan tol di Kalbar.
“Terkait Tol ada dibicarakan, kalau tak salah Studi kelayakan atau feasibility study (FS) nya tahun ini. Pak Jokowi juga menanyakan berapa kilometer. Jadi ada sekitar 86 KM,”ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur, Rabu 10 Agustus 2022.
Sutarmidji juga sempat membicarakan terkait pertumbuhan ekonomi Kalbar bersama Jokowi.
• Terminal Kijing Diresmikan, Sutarmidji: Arahan Presiden Akses Jalan Harus Segera Dilebarkan
“Jadi waktu makan siang kita sempat berdialog tentang pendapatan ekonomi Kalbar, volume APBD kita yang termasuk kecil hanya Rp 5,8 triliun. Sedangkan Kaltim sudah hampir Rp 13 triliun. Dimana kita separuhnya saja tidak sampai,” ungkap Midji.
Pada kepemimpinan Sutarmidji dan Ria Norsan sampai saat ini, dikatakan Sutarmidji bahwa PAD Kalbar sudah meningkat Rp 1 Triliun.
“Sekarang PAD kita lebih besar dari dana transfer. Saya juga lapor ke Pak Presiden, dan Pak Presiden tanya tentang perekonomian Kalbar, saya bilang kalau dilihat dari pertumbuhan sudah bagus diatas 4 persen,” ujar Sutarmidji kembali.
Sedangkan terkait pemekaran Kapuas Raya juga sempat dibagas, dikatakannya untuk saat ini masih melihat situasi dan kondisi.
“Jadi kalau pemekaran ini untuk kewajiban saya sudah semua dan kemarin sudah saya sampaikan ke Pak Presiden. Akhirnya kita hanya ngulang itu-itu saja. Memang yang mengajukan pemekaran ada 340 daerah,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News