Lokal Populer
Deklarasi Desa ODF Harus Sejalan Dengan Perilaku Hidup Sehat Masyarakat
Deklarasi ODF atau stop buang buang air sembarangan, cuci tangan pakai sabun, dan menjaga makanan minuman adalah tugas berat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh menyebut baru empat desa di Kecamatan Sepauk yang mendeklarasikan menjadi desa Open Defecation (ODF) dari total 40 desa.
Jika dipersentasekan, baru 10 persen.
"Sepulut menjadi desa ke empat. Saya menyambut baik, selamat kepada Desa Sepulut yang sudah mendeklarasikan desanya menjadi desa ODF," kata Sinto belum lama ini.
Sinto berharap ODF bukan hanya sekedar deklarasi saja, namun perilaku buang air sembarangan juga harus diubah.
"Mengubah perilaku itu tidak mudah, dan tidak bisa dikerjakan sendiri oleh desa, kalau tidak ada bantuan dari semua pihak seperti Puskesmas, Polsek, Koramil, tokoh agama, tokoh masyarakat, jadi semua harus berkolaborasi," ujarnya.
Sinto berharap, apa yang telah dideklarasikan ini diikuti oleh perubahan perilaku dari seluruh masyarakat desa sepulut. "Ini perjuangan yang belum berhenti, jangan berhenti hanya setelah deklarasi tapi dijaga keberlangsungannya," jelasnya.
Bupati Sintang, Jarot Winarno menyebutkan Deklarasi ODF atau stop buang buang air sembarangan, cuci tangan pakai sabun, dan menjaga makanan minuman adalah tugas berat. Apalagi mengubah perilaku masyarakat.
"Dengan tidak buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, menjaga makanan dan minuman tetap sehat untuk mencegah stunting," kata Jarot.
Setelah tiga hal di atas, tinggal dua hal lagi yang harus dilakukan yakni menjaga sampah BAB air limbah baik di dalam rumah maupun lingkungan. Semua itu kata Jarot adalah lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat.
Jarot menilai, penerapan ODF sulit bagi masyarakat yang berada di tepian sungai. Oleh sebab itu, program ini harus kita perkuat lagi.
"Kami minta pak camat kegiatan ODF ini lebih diperkuat lagi, seperti di daerah Sepauk Hulu, semoga semakin banyak desa yang ODF di Kecamatan Sepauk ini," harapnya.
• Meriahkan HUT RI Ke 77, Bupati Sintang Imbau Warga Pasang Bendera Merah Putih Selama Satu Bulan
Hak Asasi Manusia
Pada Rabu 3 Agustus 2022 lalu Wahana Visi Indonesia (WVI) Kabupaten Melawi menggelar diskusi Implementasi Financing Wash for Universal Coverage bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Melawi di Aula Kantor Bupati Melawi.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Financing Wash for Universal Coverage Project yang diluncurkan beberapa waktu lalu di Serantung Waterpark Sintang.
Kabupaten Melawi merupakan satu di antara tiga kabupaten di Kalbar yang akan melaksanakan program tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Foto-prokopim-setda-sintang-070822.jpg)