Atlet Kalbar Pecahkan Rekor Asia Tenggara, Cabor Atletik Kelas F57 Tolak Peluru ASEAN Para Games

Mendali ini saya dedikasikan untuk kedua orangtua saya, istri, keluarga, kerabat dan semua warga Kalimantan Barat yang senantiasa mendoakan saya

Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Jamadin
Dokumentasi/Fauzi Purwo Laksono
Fauzi Purwo Laksono Atlet asal Kalbar peraih emas dan pecahkan rekor Asia Tenggara pada pergelaran Asean Paragames ke 11, Cabor Atletik kelas F57 tolak peluru, di Solo. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Fauzi Purwo Laksono atlet asal Kalbar meraih emas dan pecahkan rekor Asia Tenggara, cabor Atletik kelas F57 tolak peluru pada pergelaran Asean Paragames ke 11 di Solo.

Sebagai perwakilan tim Indonesia, Fauzi Purwo Laksono berhasil meraih emas, dan memecahkan rekor yang saat itu dipegang oleh Alan Sastra Ginting dari lndonesia di Asean Para Games Malaysia tahun 2017 dengan jarak 11.05 dan rekor yang di raih Fauzi saat ini 11.37 meter. 

"Yang pertama saya bertemakasih kepada Allah Subahanalahtaala, Alhamdulilah ini tahun dimana momen yg tidak pernah terlupakan dalam hidup saya bisa mencapai prestasi terbaik dengan perolehan emas di tahun 2022 ini, "kata Fauzi Purwo Laksono atlet asal Kalbar., Rabu 3 Agustus 2022.

"Perasaan saya bisa dapat mendali tahun ini adalah sebuah kebanggaan yang tidak dapat terlupakan dengan latihan dan melewati proses yang cukup panjang, keras, disiplin, berdoa dan berusaha Alhamdulilah semua bisa tercapai, hingga bisa meraih emas dan pecahkan rekor se-Asia Tenggara, "tambahnya. 

Fauzi sangat bersyukur dengan pencapaian yang ia peroleh, semua berkat kepercayaan dan doa dari keluarga, kerabat, dan seluruh seluruh warga Kalimantan Barat

"Mendali ini saya dedikasikan untuk kedua orangtua saya, istri, keluarga, kerabat dan semua warga Kalimantan Barat yang senantiasa mendoakan saya," ujarnya. 

Anak pertama dari pasangan Sujarwo dan Royata ini juga mengaku akan berusaha untuk mempertahankan gelar juaranya. 

"Setelah juara Alhamdulilah saya tidak berpuas diri Insyallah saya akan terus berlatih lebih keras lagi untuk pertandingan berikutnya dan mempertahan kan gelar saya amin," jjarnya. 

Dengan kesehariannya yang bekerja sebagai Petugas Honorer Kebersihan menyempatkan diri untuk tetap berlatih di pagi dan sore hari. 

"Keseharian saya bekerja di Dinas PU dengan menyempatkan diri untuk berlatih di pagi dan sore hari, itu progres persiapan saya untuk bertanding di Asean Paragames Solo 2022," tutupnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved