Semarakan HUT ke-77 RI, Pemda Ketapang Gelar Ceramah Kebangsaan Wujudkan ASN BerAKHLAK
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Pemerintah Daerah ( Pemda ) Kabupaten Ketapang akan menggelar ceramah kebangsaan guna mewujudkan Aparatur Sipil Negara ( ASN ) berakhlak yang akan digelar di Halaman Kantor Bupati Ketapang, Selasa 2 Agustus 2022.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Saat dikonfirmasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang yang juga Ketua Panitia Penyelenggara, Alexander Wilyo, S.STP, M.Si mengatakan ceramah kebangsaan digelar pihaknya selain dalam rangka menyemarakkan HUT ke-77 kemerdekaan RI, juga sebagai upaya mewujudkan ASN Berakhlak.
"Dalam kesempatan ini kita turut mengundang Gus Miftah sebagai penceramah. Harapan kita ceramah kebangsaan memberi dampak positif terutama untuk mewujudkan ASN BerAKHLAK, sesuai tagline kita Bangga Melayani Bangsa," kata Alex, Senin 1 Agustus 2022.
• Pendistribusian Solar Gunakan Drum Distop, Warga Perhuluan Ketapang Sulit Dapatkan Solar
Alex menjelaskan, BerAKHLAK dalam hal ini yakni Berorientasi Pelayanan dalam artian yang pertama memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, kedua ramah, cekatan, solutif dan dapat diandalkan, ketiga melakukan perbaikan tiada henti.
Kemudian Akuntabel dalam artian melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, disiplin dan berintegritas tinggi, menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif serta efisien dan tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.
Kemudian Kompeten yakni meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah, membantu orang lain belajar dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.
Selanjutnya Harmonis dengan menghargai setiap orang apapun latar belakangnya, suka menolong orang lain, membangun lingkungan kerja yang kondusif.
"Serta Loyal dalam artian memegang teguh ideologi Pancasila, UUD NKRI Tahun 1945, setia kepada NKRI dan pemerintahan yang sah, menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara, menjaga rahasia jabatan dan negara," jelasnya.
Selain itu, lanjut Alex, ASN harus Adaptif yakni cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan, terus berinovasi serta mengembangkan kreatifitas, bertindak proaktif.
Kemudian harus Kolaboratif artinya memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah serta menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama.
Alex melanjutkan, ceramah kebangsaan ini juga terbuka untuk umum. Selain undangan yang disampaikan ke semua Forkopimda, instansi vertikal, BUMD, BUMN, Ormas Keagamaan, Ormas Etnis, Paguyuban, TNI, Polri serta pihak swasta lainnya.
"Untuk tamu undangan pakaian sesuai tema kebangsaan diharapkan dapat menggunakan pakaian khas budaya masing-masing dan kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum sehingga masyarakat yang ingin hadir kita persilahkan untuk datang," pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News