Pemberdayaan Perempuan Dapat Menentukan Maju Mundurnya Kabupaten Sambas

Maju mundurnya Kabupaten Sambas tergantung bagaimana kita memberdayakan perempuan

Penulis: Imam Maksum | Editor: Tri Pandito Wibowo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Dok Yunisa Satono
Ketua TP PKK Kabupaten Sambas Hj Yunisa Satono saat mengikuti Penilaian Lomba Aku Hatinya PKK tingkat provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022, di Desa Sungai Serabek, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, baru baru ini.tribun/istimewa/Dok Yunisa Satono 

Agata menuturkan bahwa selain kegiatan bercocok tanam di halaman rumah, ibu-ibu PKK juga mengolah hasil perkebunan, pertanian, perikanan dan peternakan.

"Selain dari sektor perkebunan, pertanian, perikanan dan peternakan yang bertujuan dapat memenuhi kehidupan sehari-hari. Lomba gerakan Aku Hatinya PKK diikuti oleh 14 PKK kabupaten kota di Kalimantan Barat sekaligus hasil olahannya dari sektor perkebunan, pertanian, perikanan dan peternakan," tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa output dari kompetisi tersebut untuk memberikan pemahaman pemanfaatan pekarangan rumah dan memotivasi bagi TP PKK yang belum memenangkan lomba.

"Hasil yang diharapkan dari pertandingan ini adalah untuk peningkatan pemahaman dan pemanfaatan pekarangan untuk mendukung penanggulangan Covid-19 dan Stunting dan sebagai percontohan bagi kabupaten kota yang belum menjadi juara sehingga dia bisa menjadikan motivasi," tutupnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved