MI dan MTS Nurul Islam Pontianak Barat Gelar Pawai Taaruf Sambut Tahun Baru Islam 1444 H
"Untuk mengenalkan sedini mungkin kepada para siswa peristiwa bersejarah yaitu hijrahnya baginda Rasulullah SAW dan para sahabat dari kota mekkah ke k
Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah, keluarga besar MI dan MTs Nurul Islam mengadakan pawai ta’aruf.
"Alhamdulillah kegiatan pawai ta’aruf berjalan dengan lancar dan diakhir kegiatan disediakan puluhan doorprize untuk para peserta yang beruntung," ungkap Siti Aisyah selaku koordinator PHBI lembaga Nurul Islam.
Pawai sendiri dimulai dari gg Berdikari dimana sekolah tersebut berdiri, kemudian berlanjut ke Jl Husein Hamzah menuju ke Jl Tabrani Ahmad dan kembali lagi ke sekolah.
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan agar para siswa lebih mengenal tahun hijriyah sebagai tahun baru islam serta menanamkan semangat perjuangan pada awal dakwah Rasulullah SAW.
"Untuk mengenalkan sedini mungkin kepada para siswa peristiwa bersejarah yaitu hijrahnya baginda Rasulullah SAW dan para sahabat dari kota mekkah ke kota Madinah sebagai cikal bakal perhitungan kelender hijriyah," ucap Siti Aisyah.
• Bacaan Doa Memasuki 1 Muharram 1444 Hijriyah Tahun Baru Islam 2022 Lengkap Waktu Dibaca
Kegiatan pawai ta’aruf ini di meriahkan oleh penampilan Marching Band Gita Bahana, dan Hadrah siswa-siswi MTs Nurul Islam, yang di awali dengan pembacaan do’a akhir tahun oleh Ustad Moh Musiri.
Pawai sendiri dilepas langsung oleh ketua Lembaga, Ust M. Hadiy yang didampingi Kepala Madrasah MIS Nurul Islam A. Muin dan Kepala Madrasah MTS Nurul Islam Zainiyah.
Hadiy berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut, bahkan tidak hanya pada saat menyambut 1 Muharram saja melainkan pada peringatan hari besar Islam lainnya.
"Harapan saya kegiatan ini bisa berkesinambungan tidak hanya Muharram tetapi hari besar Islam lainnya seperti Maulid nabi dan Menyambut datang bulan Ramadhan, semoga kegiatan ini di pertahankan dan di tingkatkan sebagai syiar Islam," ucap Hadiy. (*)
Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News