Diskominfo Sanggau Gelar Sosialisasi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Melalui SP4N-Lapor

Kegiatan itu bertujuan untuk memberi pendampingan bagi para pejabat penghubung dalam memberi pemahaman dan aspirasi masyarakat melalui SP4N-Lapor yang

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sanggau, H Joni Irwanto saat foto bersama saat sosialisasi pengelolaan pengaduan pelayanan publik melalui SP4N-Lapor Kecamatan Kapuas, di Aula Kantor Bapenda Sanggau, Kalbar, Selasa 26 Juli 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Pemkab Sanggau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sanggau menggelar sosialisasi pengelolaan pengaduan pelayanan publik melalui SP4N-Lapor Kecamatan Kapuas, di Aula Kantor Bapenda Sanggau, Kalbar, Selasa 26 Juli 2022.

Kegiatan itu bertujuan untuk memberi pendampingan bagi para pejabat penghubung dalam memberi pemahaman dan aspirasi masyarakat melalui SP4N-Lapor yang transparan dan partisipatif sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sanggau, H Joni Irwanto mengatakan bahwa dalam rangka memberikan pelayanan terhadap pengaduan dan aspirasi masyarakat, maka pemerintah berdasarkan keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 680 Tahun 2020 tentang aplikasi umum bidang pengelolaan pengaduan pelayanan publik, telah menetapkan SP4N-Lapor sebagai aplikasi berbasis web,  yang diperuntukkan bagi pemerintah dalam memberikan pelayanan atas pengaduan dan aspirasi masyakarat. 

Besok Uskup Keuskupan Sanggau Terpilih Akan Tiba di Sanggau

"Perlu diketahui bahwa sistem SP4N-Lapor terhubung secara langsung dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Kantor Staf Kepresidenan, dan memperoleh pengawasan secara ketat oleh Ombudsman Republik Indonesia. Dengan demikian, aplikasi ini sangat penting dan akan sangat berpengaruh pada ukuran kinerja Pemda, apabila pengaduan atau aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak segera ditangani," katanya, Selasa 26 Juli 2022.

Joni juga menegaskan kepada para peserta sosialisasi khususnya para pejabat penghubung yang ada pada masing-masing perangkat daerah agar bisa memahami substansi dari setiap pengaduan.

"Dan aspirasi yang disampaikan serta memberi tanggapan atau jawaban dengan kalimat yang sesuai, serta bukti yang mendukung. Sehingga pelayanan yang diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat melalui media SP4N-Lapor ini," tegasnya.

Selain itu, Joni berharap agar sosialisasi ini harus dimaknai secara baik bagi semua peserta, sebagai panggilan untuk memberi pelayanan publik yang transparan, akuntabilitas dan partisipatif bagi masyarakat di Kabupaten Sanggau.

"Tidak semua orang berkesempatan menjadi administrator, agar bertanggungjawab dalam menerima dan memberikan informasi kepada setiap orang yang membutuhkan demi mewujudkan Kabupaten Sanggau yang maju dan terdepan," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved