Tim Dayung Sambas Wakili Indonesia Pada Ajang Piala Sultan Brunei

Tim dayung sampan bedar Udak Pulau Indah 1 keluar menjadi pemenang setelah menjuarai berbagai race di setiap baba

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK/Imam Maksum
Tim dayung Sampan Bidar berlomba saat race berlangsung di Sungai Sambas Kecil, Sambas, Kalbar, Sabtu 25 Juni 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tim dayung sampan bedar Udak Pulau Indah 1 kembali menjadi raja dayung sampan bedar usai menjuarai Lomba Dayung Sampan Bedar se-Kabupaten Sambas PODSI Cup Tahun 2022.

Lomba tersebut digelar di Dermaga Wisata Sambas, Desa Dalam Kaum, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Minggu 17 Juli 2022.

Tim dayung sampan bedar Udak Pulau Indah 1 keluar menjadi pemenang setelah menjuarai berbagai race di setiap babak. Tim Udak Pulau Indah 1 berhasil mengalahkan 92 tim Sampan Bedar lainnya yang berpartisipasi di ajang tersebut.

Satu diantara pendayung Tim Udak Pulau Indah 1, Ali mengungkapkan apresiasi kepada tim-tim dayung lainnya yang turut berpartisipasi. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua PODSI Kabupaten Sambas dan seluruh jajarannya.

"Kepada semua peserta dan tim-tim yang lainnya kami mengucapkan terima kasih. Bahkan juga kepada yang terhormat selaku Ketua PODSI Sambas Bapak Farli dan rekannya, tidak bisa disebutkan satu per satu," kata Ali kepada Tribun Pontianak, Senin 18 Juli 2022.

Dia mengatakan berdasarkan sambutan yang jelaskan PODSI Kalbar bahwa akan menurunkan Tim Dayung Sambas mewakili ajang lomba sampan di Brunei.

Pihaknya, kata Ali menyambut positif kepercayaan yang telah diberikan kepada pendayung Sambas.

"Cuman ada dengar kemarin untuk even di Brunei akan ikut kata mereka. Untuk orang-orang yang menjadi pendayung yang dipilih dari juara 1 2 dan 3, lomba dayung sampan Bedar kali ini," katanya.

PODSI Sambas Siap Turunkan Atlet Dayung untuk Wakili Indonesia

Namun demikian, imbuh Ali, kesempatan tersebut perlu disyukuri karena telah mendapat kepercayaan untuk mewakili Sambas di ajang Regata Brunei. Dia meminta kepada Tim dan pendayung lainnya untuk rutin dan giat berlatih untuk persiapan lomba dayung.

"Iya mestinya kami bersyukur karena sudah dipercayai mewakili Sambas untuk ajang Regata Brunei. Serta juga  tidak lupa latihan yang cukup rutin.  Bahkan tidak lupa selalu ber do'a ke pada allah yang Maha Esa," katanya.

Sebelumnya, pembukaan Kejuaraan Sampan Bedar se-Kabupaten Sambar turut dihadiri pewaris tahta kerajaan Sambas Pangeran Ratu Muhammad Tarhan, Minggu 17 Juli 2022.

Pangeran Ratu Muhammad Tarhan mengatakan pihaknya akan selalu siap untuk mendukung para atlet dayung Kabupaten Sambas hingga berkiprah di kancah internasional apabila ditunjuk untuk mewakili Indonesia.

"Kami siap apabila akan ditunjuk untuk mewakili Indonesia di kancah internasional. PODSI Kabupaten Sambas harus mempersiapkan agar para atlet dapat lebih matang lagi menghadapi persaingan," katanya dalam sambutan.

Pangeran Ratu M Tarhan juga berharap kegiatan lomba sampan bedar ini dapat dilakukan setiap tahunnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa sebelumnya Kabupaten Sambas pernah mewakili Indonesia di Brunei.

"Semoga hal seperti ini dapat dilakukan setiap tahun dan beberapa tahun yang lalu telah mewakili Indonesia di Brunei dan semoga tahun ini dapat membuat harum nama Kabupaten Sambas," jelas Pangeran Ratu Muhammad Tarhan.

Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalimantan Barat (Kalbar), Adrianus Asia Sidot, menghadiri Lomba Sampan Bedar PODSI Cup di Sungai Sambas Kecil, Desa Dalam Kaum, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Minggu 17 Juli 2022.

Lomba Sampan Bedar tersebut juga dalam rangka memeriahkan HUT Kota Sambas ke-391 Tahun dan HUT pemindahan ibukota Sambas ke-23 Tahun.

"Selamat ulang tahun kota Sambas ke-391 Tahun dan HUT Pemindahan ibu kota Sambas ke-23 Tahun," kata Adrianus Asia Sidot yang juga Anggota DPR RI Komisi X. 

Adrianus Asia Sidot mengatakan pihaknya mengucapkan terimakasih karena peserta dayung ikut berpartisipasi dalam lomba itu. Pihaknya menilai masyarakat juga sangat antusias menyaksikan lomba Sampan Bedar.
 
"Terima kasih peserta dayung yang telah berpartisipasi. Terima kasih kepada Pemda Sambas yang mendukung kegiatan ini, terlihat bahwa antusias dan animo masyarakat tinggi sehingga kegiatan ini akan menjadi tonggak sejarah bagi Sambas dan masyarakat yang terkenal kental dengan budayanya ini," ujarnya.

Ketua PODSI Kalbar Tunjuk Sambas Wakili Kalbar Lomba Dayung di Brunei

Dia berujar masyarakat Kabupaten Sambas sangat kental dengan olahraga dayung sehingga kegiatan ini dapat menjadi upaya melestarikan warisan nilai-nilai budaya leluhur.

Dia mengatakan masyarakat Sambas terkenal dengan masyarakat yang berdampingan dengan sungai dan laut.

"Masyarakat Sambas terkenal kental dengan dayung, jadi kegiatan ini merupakan kegiatan meneruskan warisan nilai-nilai budaya dan leluhur kita, karena sejak zaman dahulu mayarakat Sambas terkenal dengan laut dan perairan," katanya.

Sehingga, menurutnya, sangat wajar bagi Pemda Sambas untuk melestarikan budaya ini. Pada kesempatan berikutnya, semoga, kata dia, tak hanya Lomba Sampan Bedar saja digelar tetapi juga menggelar dragon boat, kano dan jenis olahraga dayung lainnya.

"Saya tahu bahwa atlet dayung Sambas ini, tak hanya berkiprah di sungai Sambas tapi sampai ke Serawak, Brunei, Singapura dan seterusnya. Ini perlu perhatian kami dari PODSI, dengan keterbatasan yang ada, PODSI berupaya membina atlet dan mengangkat dayung Kalbar sampai ke taraf nasional bahkan internasional," katanya.

Oleh karenanya, imbuh dia, pada perhelatan lomba sampan di Brunei pada ajang Piala Sultan Brunei pada Agustus atau September mendatang pihaknya menunjukkan tim dayung Kabupaten Sambas untuk mewakili Indonesia.

"Kami meminta dan mempercayakan Kabupaten Sambas untuk mewakil Indonesia ke peralatan itu. Kami sudah mendapat undangan untuk perhelatan itu. Kami memohon Bupati untuk menyiapkan atlet, kita pernah membawa pulang piala Sultan Hasanah Bolkiah, kemudian merebut piala bergilir di China," ujarnya.

Dia mengatakan sederet prestasi itu menjadi motivasi bahwa dayung Sambas bahkan Indonesia cukup disegani. Selain itu, kata dia, keterbatasan PODSI Kalbar menyediakan sarana prasarana diharapkan dapat didukung juga oleh Pemda setempat.

"Kami sadari kemampuan PODSI menyiapkan sarana terbatas. Kalau provinsi lain semua menggunakan perahu karbon tapi kita masih perahu viber. Mudahan bisa disupport Pemda di Kalbar dengan spesifikasi itu," jelasnya.

Dengan keterbatasan yang ada kami selalu mensupport kegiatan PODSI di daerah sehingga kita secara umum tak ketinggalan jauh dari provinsi lainnya.

"Terima kasih hari ini diikuti 93 tim, ini akan mengangkat Kabupaten Sambas dengan nilai leluhur yang harus dilestarikan," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved