Yayasan Landak Bersatu Umumkan Perizinan Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo di Pontianak
Mgr Agustinus Agus menyampaikan bahwa USA merupakan pelaksanaan cita-citanya untuk memulai sebuah karya pendidikan tinggi.
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Yayasan Landak Bersatu menggelar konferensi pers untuk mengumumkan bahwa Universitas Santo Agustinus Hippo (USA) telah pendapatkan izin
Melalui keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi Republik Indonesia nomor 489/E/O/2022 tertanggal 13 Juli 2022.
Mgr Agustinus Agus menyampaikan bahwa USA merupakan pelaksanaan cita-citanya untuk memulai sebuah karya pendidikan tinggi.
Dan itu dimulai dengan membangun wilayah yang bukan di perkotaan melainkan wilayah Kabupaten, dalam hal ini Kabupaten Landak.
“Cita-cita ini dimulai dengan penyerahan STKIP Pamane Talino oleh ketua Yayasan Landak Bersatu saat itu Dr. Adrianus Asia Sidot dan ketua Dewan Pembina Drs. Cornelis,” ujarnya saat memberikan keterangan dalam konferensi pers di Gedung AKBID, Jalan Merdeka Barat, Jumat 15 Juli 2022.
• Rayakan HUT ke-54, BPJS Kesehatan Pontianak Harap Program JKN Dirasakan Seluruh Masyarakat
Di dalam menjalankan misi tersebut, Mgr Agustinus Agus dibantu oleh Ordo Dominikan sebagai pengelola utama dan dibantu oleh Kongregasi Passionis (CP).
Menurut penuturan Agustinus Agus saat ini ada tiga fakultas dengan delapan program studi di USA.
Pertama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (dahulu STKIP Pamane Talino)
“Yang terdiri atas Program Studi Sarjana Pendidikan Matematika (PMAT), Sarjana Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) dan Sarjana Pendidikan Bahasa Inggirs (PBI), yang berlokasi di Ngabang, Kab. Landak,” tuturnya.
Kedua Fakultas Sains dan Teknologi yang terdiri dari Program Studi Sarjana Agribisnis, Sarjana Sistem Informasi dan Sarjana Teknik Logistik (supply chain).
“Yang berlokasi di Ngabang, Kabupaten Landak,” terangnya.
Ketiga Fakultas Kesehatan yang terdiri dari Program Studi D3 keperawatan dan D3 Kebidanan.
“Sebelumnya AKPER Dharma Insan dan AKBID Sta. Benedicta. Berlokasi di Kota Pontianak,” paparnya.
Dirinya berharap, USA dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kalimantan Barat.
“Dan masyarakat, Kalimantan pada umumnya,” harapnya.