Isna Senang Pelajari Sejarah Kerajaan Sambas di Museum Daerah

Saya senang dan bahagia berkunjung ke Museum Daerah. Ketika berkunjung ke sini saya mendapat pengetahuan baru yang belum pernah saya dapatkan

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
Isna siswa SMP Negeri 2 Sambas saat berkunjung ke Museum Daerah Kabupaten Sambas. Isna datang sekaligus menghadiri pembukaan pameran temporer Museum Daerah Sambas, Senin 11 Juli 2022. Tribun/Imam 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Event Pameran Temporer Museum Daerah Kabupaten Sambas telah resmi dibuka Bupati Sambas, H Satono. Bupati Sambas meresmikan dengan pemotongan pita serta meninjau koleksi museum daerah Sambas, Senin 11 Juli 2022.

Pembukaan pameran temporer dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Sambas. Tidak ketinggalan pula siswa-siswa sekolah turut menghadiri seremonial tersebut.

Satu diantara siswa yang hadir adalah Isna. Siswa SMP Negeri 2 Sambas itu mengaku berkunjung ke Museum Daerah Kabupaten Sambas untuk pertama kalinya. Dia mengaku senang dan bahagia bisa berkunjung dan belajar di Museum Daerah Sambas.

"Saya senang dan bahagia berkunjung ke Museum Daerah. Ketika berkunjung ke sini saya mendapat pengetahuan baru yang belum pernah saya dapatkan sebelumnya," tuturnya.

Museum Daerah Sambas Jadi Tempat Transformasi Nilai-nilai Sejarah

Isna menjelaskan dirinya hadir bersama puluhan siswa dari SMPN 2 Sambas lainnya. Selain rombongan sekolahnya, ada beberapa rombongan siswa dari sekolah lainnya.

Isna menuturkan dirinya mendapat pengetahuan lebih banyak terkait sejarah kerajaan Sambas. Selain itu dapat melihat langsung gambar-gambar bersejarah untuk mengetahui pola dan arsitektur pembangunan masa kerajaan.

"Di sini kami mendapat pengetahuan tentang kerajaan Sambas. Di sini ada disediakan gambar-gambar kerajaan dahulu, bagaimana bangunan-bangunan bersejarah di era dahulu," katanya.

Sehingga kita dapat memahami perbedaan antara gaya bangunan zaman kerajaan dengan zaman sekarang. Dia menambahkan di museum daerah, dapag melihat benda bersejarah seperti piring, dandang dan keris.

"Kita bisa membedakan pembangunan dahulu dan sekarang. Saya melihat benda-benda bersejarah seperti piring, dandang, serta keris-keris," tuturnya.

Dia berharap dengan pameran temporer Kabupaten Sambas semakin bagus dan sukses. Bangkan dengan even ini bisa membuka kesempatan untuk mempelajari lebih banyak tentang kerajaan Sambas.

"Tantangan kemajuan era sekarang bisa diimbangi dengan sering berkunjung ke Museum Daerah. Dari pada hanya memegang HP keseringan, maka lebih baik sering-sering belajar ke museum," harapnya. (*)

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved