BOR Rumah Sakit Memadai, Wabup Sambas Fahrur Rofi Sebut Angka Kasus Covid-18 Masih Landai

"Kalau untuk Bed Occupation Rate (BOR) atau angka keterisian tempat tidur sampai hari ini masih memadai artinya hanya satu, dua yang terisi, tetapi ti

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Imam
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi saat meninjau vaksinasi massal di Jawai, Kabupaten Sambas, Kalbar, Rabu 7 Juli 2022 kemarin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi mengungkapkan kasus Covid-19 di Kabupaten Sambas masih landai. Dia mengatakan kenaikan kasus tidak terjadi secara signifikan.

"Kasus Covid-19 di Kabupaten Sambas pada hari ini, cukup landai tidak ada hal yang signifikan, mungkin di PLBN Aruk yang ada beberapa kasus baru tapi itu juga tidak terlalu signifikan, tidak terlalu menonjol dan bisa diatasi," kata Fahrur Rofi kepada wartawan, Rabu 6 Juli 2022.

Sementara itu, dia mengatakan angka keterisian tempat tidur rumah sakit di beberapa RSUD di Kabupaten Sambas memadai.

"Kalau untuk Bed Occupation Rate (BOR) atau angka keterisian tempat tidur sampai hari ini masih memadai artinya hanya satu, dua yang terisi, tetapi tidak signifikan untuk mengantisipasi kedepannya jika terjadi lonjakan," tuturnya.

Sederet Destinasi Wisata Lokal di Kabupaten Sambas Wajib Dikunjungi Saat Libur Idul Adha

Dia mengatakan untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 yang diprediksi terjadi pada pertengahan Juli 2022, Satgas Covid-19 Kabupaten Sambas terus bekerja mempercepat cakupan vaksinasi.

"Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 sampai hari ini masih bekerja secara maksimal untuk menangkal kasus-kasus lonjakan Covid-19," katanya.

Beberapa diantaranya, adalah kegiatan vaksinasi booster di Kecamatan Jawai pada Rabu 6 Juli 2022 kemarin. Vaksinasi ini, kata dia, bukan yang pertama kalinya bahkan selalu berlangsung setiap hari di setiap puskesmas di Kabupaten Sambas.

"Alhamdulillah hari ini Kabupaten Sambas untuk vaksinasi tahap pertama itu di angka 89 persen, vaksinasi kedua sekitar 70 persen dan vaksinasi tahap ketiga atau booster 11 persen dan itu terus meningkat," jelasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved