Pilkades Serentak Sekadau Didominasi Laki-laki, Theresia Yusmini Harap Ada Cakades Perempuan

Kini hanya tersisa satu Kades perempuan di Kabupaten Sekadau, yakni Kades Meragun, Ima Kulata.

TRIBUNPONTIANAK/Marpina Sindika Wulandari
Kepala Desa Tapang Semadak, Theresia Yusmini, di Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat, Kamis 30 Juni 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat tahun 2022 yang diikuti 19 desa didominasi calon kepala desa (cakades) laki-laki.

Kades Tapang Semadak, Theresia Yusmini harap Pilkades selanjutnya terdapat cakades Perempuan yang ikut serta.

Diketahui sebelumnya, dari 87 desa di Kabupaten Sekadau, terdapat 2 orang kepala desa perempuan yaitu, Kepala Desa Tapang Semadak, Teresia Yusmini dan Kepala Desa Meragun, Ima Kulata.

Desa Tapang Semadak juga menjadi satu dari 19 desa yang menggelar Pilkades. Namun Kades Tapang Semadak yang masih menjabat saat ini, Theresia Yusmini mengaku tidak lagi mencalonkan diri.

Kini hanya tersisa satu Kades Perempuan di Kabupaten Sekadau, yakni Kades Meragun, Ima Kulata.

KPU Sekadau Gelar Rakor Perdana Data Pemilih Berkelanjutan

"Saya memang tidak mencalonkan diri lagi karena ingin istirahat dan fokus mengurus anak yang bungsu. Kita melihat prospek ke depan luar biasa, karena calonnya laki-laki semua. Jadi jika Pilkades berikutnya ada calon Perempuan, majulah. Selagi ada kesempatan, karena desa juga membutuhkan peran perempuan," kata Kades Tapang Semadak, Theresia Yusmini.

Yusmini tak menampik jika selama ini masih banyak yang menilai perempuan tidak memiliki peran yang besar dalam pembangunan suatu daerah.

Namun hal itu akan berbeda jika perempuan sudah maju dan terjun langsung. Karena menurutnya ada banyak sekali kontribusi yang bisa kaum perempuan berikan, seperti halnya dalam membangun desa.

Ia pun mengaku banyak hal yang Dirinya bisa lakukan untuk Desa Tapang Semadak sejak menjabat dari tahun 2016 sampai Oktober 2022.

"Kalau mau maju kita harus berani dan administrasi harus lengkap. Kita memajukan desa jangan separuh-separuh. Membangun desa itu seperti membangun keluarga, urusan menang atau kalah itu urusan kedua. Jangan minder karena perempuan," tegasnya.

Sebagai Kades perempuan pertama di Desa Tapang Semadak. Theresia Yusmini juga berterimakasih atas dukungan dan kesempatan yang diberikan oleh masyarakat desa Tapang Semadak. Walaupun hanya bertugas satu periode, Ia mengaku banyak pengalaman berharga yang Ia dapatkan.

Baginya, masyarakat desa Tapang Semadak sangat luar biasa. Dimana 6 tahun  terakhir Desa Tapang Semadak sudah memiliki sanggar sendiri, warga desa juga mendapatkan hibah tanah dari PT MPE, kurang lebih satu hektare yang menjadi aset Tapang Semadak. Aset itulah yang Ia harap dapat terus dijaga oleh masyarakat.

"Semoga kades yang baru bisa semakin memajukan desa menjadi desa yang mandiri, merdeka dan sehat selalu. Lanjutkanlah pembangunan yang belum terlaksana, yang belum mampu kami bangun karena dua tahun terakhir ada pandemi covid-19, sehingga masih banyak yang tidak bisa dibangun," harapnya.

Ia juga berpesan agar Kades yang baru dapat memilih pembangunan betul-betul berfungi dan bermanfaat untuk masyarakat. Serta pembangunan yang disesuaikan dengan hasil mundus, musdes dan musrenbang. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved