Gara-gara Lisan Tidak Dijaga, AH Nekat Bacok Tetangganya Sendiri

Hati-hati dalam berlisan, akibat sakit hati karena sering diejek, AH (25) nekat menganiaya tetangganya sendiri berinisial MB (18) dengan senjata tajam

Ilustrasi
Penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – Hati-hati dalam berlisan, akibat sakit hati karena sering diejek, AH (25) nekat menganiaya tetangganya sendiri berinisial MB (18) dengan senjata tajam.

Korban diketahui selama ini sering mengejek tersangka dan keluarganya.

Bahkan warga Kabupaten Nganjuk Jawa Timur tersebut nekat menganiaya MB dengan sebilah celurit yang dipinjam dari temannya.

5 Fakta Paman Bacok Keponakan Sekeluarga di Pontianak, Hanya Gara-gara Ayam Pisau Daging Bertindak

Pelaku Melarikan Diri

AH sempat melarikan diri. Namun ia bisa dilacak dan diamankan Satreskrim Polres Nganjuk di wilayah Gresik.

Kasatreskrim Polres Nganjuk, AKP I Gusti Agung Ananta Pratama menjelaskan, tersangka AH melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam.

"Pelaku menganiaya korban dengan sebilah sabit yang dipinjam dari temannya karena tidak tahan ia dan orangtuanya sering menjadi bahan ejekan korban," kata Ananta didampingi Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Senin 27 Juni 2022.

Pria 58 di Pontianak Utara Bacok Satu Keluarga

Aniaya di Rumah Korban

Dijelaskan Ananta, peristiwa penganiayaan itu terjadi di depan rumah korban. Sebelumnya pelaku sempat mencari korban di tempat nongkrong sambil membawa celurit pinjaman.

Namun pelaku tidak menjumpai korban di tempat nongkrong tersebut.

Selanjutnya pelaku mengajak seorang temannya untuk mendatangi rumah korban. Ketika sampai di rumah korban, pelaku langsung mengetuk pintu.

Kebetulan yang membukakan pintu adalah korban.

Pelaku Emosi

"Pelaku yang emosi langsung mengajak korban ke depan rumah. Dan saat di depan rumah itulah pelaku membacok korban tiga kali yang mengenai lengan tangan kiri, dada bagian kiri, dan jari telunjuk tangan kanan," jelasnya.

Usai melakukan penganiayaan, menurut Ananta, pelaku langsung melarikan diri.

Polsek Baron yang menerima laporan penganiayaan tersebut langsung berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Nganjuk dan mendatangi TKP.

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan.

Pelaku Berhasil Ditangkap

"Untuk tersangka sendiri saat itu sudah tidak ditemukan dan kabur," tambahnya.

Polres Nganjuk yang mendapat keterangan dari sejumlah saksi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan.

"Pelaku diamankan di tempat saudaranya di wilayah Gresik. Kepada penyidik, pelaku mengakui perbuatannya karena jengkel setelah ia dan ayahnya seringkali menjadi bahan ejekan korban," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Orangtua Sering Dihina, Pemuda di Nganjuk Aniaya Tetangganya Menggunakan Senjata Tajam

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved