Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kalbar Lakukan Pemeriksaan Rool O Pack pada Depo Arsip Pemprov

Sugeng mengatakan kearsipan sangat penting dalam proses pembangunan daerah, membuat tata kelola kearsipan harus optimal.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Dinas Perpustakaan
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar Sugeng Hariadi melakukan Peninjauan dan Pemeriksaan pada Rool O Pack pada Depo Arsip Pemprov Kalbar. (Istimewa Dinas Perpustakaan) 

TRIBUNPONTIANAK, PONTIANAK - Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar Sugeng Hariadi melakukan Peninjauan dan Pemeriksaan Rool O Pack pada Depo Arsip Pemprov Kalbar.

Arsip merupakan salah satu bagian dimensi nilai reformasi birokrasi, tata kelola pengarsipan harus dikelola dengan baik karena memiliki nilai penting dalam pembangunan.

Sugeng mengatakan kearsipan sangat penting dalam proses pembangunan daerah, membuat tata kelola kearsipan harus optimal.

"Arsip penting sebagai basis data dalam pengambilan keputusan dan kebijakan," ungkapnya.

Rita Hastarita Sorot Rendahnya IPM Pada Forum Pemangku Kepentingan Daerah Sekolah Penggerak Kalbar

Ia menegaskan point lainnya, adalah arsip menjadi acuan dalam menentukan arah pembangunan, sebab basic dari pelaksanaan program kerja berkelanjutan, adalah berdasarkan data-data yang ada sebelumnya.

Oleh karenanya kearsipan ini memiliki peran penting dan tidak bisa diabaikan begitu saja, karena menjadi pusat atau sentra bank data semua kejadian masa lalu, dan perencanan masa yang akan datang.

"Arsip itu sekarang sudah juga menjadi salah satu nilai point dalam reformasi birokrasi, makanya kita dalam tata kelola memang harus ditingkatkan dan arsip ini harus dikelola dengan baik," katanya.

Ia melanjutkan penyelenggaraan kearsipan adalah keseluruhan kegiatan, meliputi kebijakan, pembinaan kearsipan, dan pengelolaan arsip dalam suatu sistem ke arsipan nasional yang didukung oleh sumber daya manusia, prasarana dan sarana serta sumber daya lainnya.

Sugeng Hariadi juga menegaskan pihaknya selalu meningkatkan inovasi tata kelola pengarsipan, termasuk pemanfaatan teknologi, kemudian terkait juga tempat penyimpanan data yang dibangun khusus.

"Ini dimaksudkan agar arsip dapat bertahan dan berbentuk utuh untuk digunakan kapan saja, sebagai basic data dalam sebuah kegiatan," jelasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved