Golongan Orang Rentan Terinfeksi Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 dan Cara Menghindari Penularan
Berikut Golongan Rentan Terinfeksi Covid-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 dan cara menghidari penularannya.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut Golongan Rentan Terinfeksi Covid-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 dan cara menghidari penularannya.
Kasus Covid-19 di Indonesia meningkat, masyarakat disarankan tetap waspada khususnya terhadap .
Pasalnya, Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 ini rawan terjadi terhadap beberapa kategori orang dengan kondisi tertentu.
Oleh karena itu, epidemiolog Griffith University Australia Dicky Budiman mengungkapkan percepatan proses vaksinasi booster harus segera dilakukan untuk mencegah subvarian ini.
Lalu, siapa saja orang yang termasuk ke dalam kategori yang rentan terinfeksi Omicron BA.4 dan BA.5? Ini penjelasannya.
• Update Kasus Corona Indonesia Hari Ini - Angka Covid-19 Tembus Ribuan, Kini Ada 1.220 Kasus Baru
Golongan Rentan Terinfeksi Omicron BA.4 dan BA.5
Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 mudah menginfeksi kembali orang yang sudah terinfeksi oleh varian atau subvarian sebelumnya.
Selain itu, untuk kategori rawan seperti lansia, kemudian anak bahkan di bawah 5 tahun khususnya, apabila terinfeksi maka akan menimbulkan gejala-gejala.
Sementara masyarakat yang memiliki imunitas melalui vaksinasi dosis kedua dan ketiga, jika terinfeksi subvarian baru tersebut umumnya akan tidak bergejala atau bergejala ringan.
Namun, masyarakat usia muda dan dewasa di Indonesia juga tetap harus menerapkan pola perilaku sehat, supaya tidak menyebarkan kepada kelompok rawan.
• Hary Agung Tjahyadi Nilai Wabah Covid-19 Pengaruhi Penurunan Cakupan Imunisasi di Kalimantan Barat
Para ahli menjelaskan bahwa gejala subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 serupa dengan subvarian sebelumnya, yaitu sebagai berikut :
- Batuk
- Kelelahan
- Hidung tersumbat
- Demam
- Mual atau muntah
- Sesak napas
- Diare
- Anosmia atau ageusia.
• Cara Mencegah Varian Baru Covid-19 BA.4 dan BA.5
Cara Menghindari Penularan Omicron BA.4 dan BA.5
Penerapan pola hidup yang sehat diharapkan dapat dilakukan oleh seluruh masyarakat Indonesia untuk mengurangi potensi penularan.
Adapun contohnya seperti tetap memakai masker, menjaga kebersihan diri, dan menjauhi keramaian dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Selain itu, pemerintah juga diharapkan dapat melakukan deteksi yang dapat mengurangi potensi penyebaran.
Hal tersebut disarankan karena minimnya testing dan pressing setelah dilakukannya kebijakan pelonggaran.
Dicky Budiman menambahkan, orang yang sudah terinfeksi harus tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat agar tidak menularkannya kepada orang di sekitar.
(*)