Kader Himpunan Mahasiswa Islam ! Independensi Menjelang 2024

Tugas dan fungsi kader HMI adalah mengawal demokrasi menyatukan keumatan, kebangsaan, keislaman dan keindonesiaan.

Penulis: David Nurfianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Muhammad Rifqi Zulhazmi, Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak 

Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak : Muhammad Rifqi Zulhazmi, 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Secara organisatoris hmi sangat jelas sebagaimana termaktub dalam anggaran dasar HMI pasal 8, sikap HMI jelas menyatakan HMI adalah organisasi yang bersifat independen.

independen dalam artian tidak terikat Dengan siapapun, baik itu pihak tertentu, golongan tertentu, kelompok tertentu, termasuk di dalamnya partai politik maupun tim sukses yang berkontestasi dalam agenda politik.

Apalagi HMI pun telah tercatat dan dikenal sebagai organisasi pengawal demokrasi agar pelaksanaan pesta demokrasi berjalan dengan jujur, transparan, adil dan damai,"

Tugas dan fungsi kader HMI adalah mengawal demokrasi menyatukan keumatan, kebangsaan, keislaman dan keindonesiaan.

Sebagai organisasi pengkaderan dan tempat bernaungnya intelektual, sikap independen harus benar-benar dijaga.

Issue centre 2024 sudah semerbak tercium aromanya. Iming-iming aroma manis sudah mulai menggoda. Aroma itu semerbak merasuk pada hidung2 penikmat kepentingan, baik dari kalangan politisi, buruh, petani, dan tak luput diruang intelektual yang menjadi sasaran empuk sebagai ujung tombak penyampai harumnya aroma itu.

DJPb Provinsi Kalbar Teken MoU Dengan Pemkot Pontianak untuk Peningkatan Kualitas Keuangan

Indikasi terlibat aktif dan masifnya kader HMI sebagai ujung tombak gerakan tebar aroma manis tersebut, menurut saya merupakan hal yang sangat memalukan dan mencederai konstitusi HMI sebagaimana yang dipaparkan di atas.

Hasrat itu harus mampu diredam bagi kader yang belum terindikasi untuk menjaga semangat politik kebangsaan dan politik keumatan yang bersih, serta mengintegrasikan keduanya demi kemajuan.

Tapi, jika bicara individu maka HMI memberikan kebebasan silakan memberikan hak politik masing-masing.

Saya mengingatkan ketika ada kader yang terlibat aktif di partai,maupun tim sukses atau menjadi caleg maka harus siap menerima konsekuensi yang diberikan karena melihat dari kondisi setiap kontestasi politik tiap tahunnya selalu saja ada kader HMI yang terlibat didalamnya maka perlu penindakan tegas dilakukan atas konsekuensi yang di berikan HMI yaitu memberikan pilihan untuk mundur dari keterlibatan politik atau pemecatan sebagai kader HMI. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved