Apa itu Cumulus ? Ketahui Ciri-ciri dan Komposisi Awan Cumulus serta Jenis-jenis Awan Cumulus
Sekedar informasi, langit yang sering kita lihat setiap hari sebenarnya adalah kumpulan awan yang berada di lapisan atmosfer.
- Puncaknya sangat tinggi
- Komposisi dari awan cumulus ini terdiri atas tetes-tetes air, sedangkan kristal-kristal es atau kristal saljunya biasanya tertutup pada bagian awal yang suhunya dibawah 0 derajat Celcius.
• Cara Cepat Tidur untuk Orang yang Susah Tidur di Malam Hari
Jenis Awan Cumulus
Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, awan cumulus dibedakan menjadi 3 jenis :
1. Cumulus Congestus
Cumulus congestus adalah jenis awan cumulus yang didasarkan pada rentang ketinggian rendah atau menengah.
Awan ini adalah awan yang terbentuk dari tahap peralihan antara awan cumulus mediocris dan cumula nimbus.
Proses terjadinya awan jenis ini juga dikarenakan ketidakstabilan di lapisan atmosfer dan adanya konveksi.
Karena berasal dari gerakan udara vertikal yang kuat, awan ini biasanya lebih tinggi dan puncaknya bisa mencapai 6 km atau bahkan bisa lebih tinggi lagi apabila di daerah tropis.
Cumulus congetus ini akan berakhir dalam calvus cumola nimbus dalam keadaan ketidakstabilan yang cukup.
Meski pada umumnya awan ini adalah awan yang terbentuk dari tahap peralihan antara mediocris cumulus, namun awan ini juga dapat terbentuk dari altocumulus castellanus atau stratocumulus castellanus.
Awan cumulus congetus ini bisanya menghasilkan hujan dengan instensitas sedang hingga berat.
• Kapan Idul Adha 2022 atau 1443 H ? Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Idul Adha Sabtu 9 Juli 2022
2. Cumulus Humilis
Cumulus humilis adalah awan yang memiliki luas vertikal yang kecil.
Awan ini nantinya juga akan berkembang menjadi awan cumulus mediocris atau bisa juga menjadi awan cumulus congetus yang biasanya akan menandakan cuaca buruk dikemudian hari.