OJK Tutup Hampir 4000 Pinjol di Indonesia, Berikut 3 Ciri Pinjaman Online Ilegal

Jika ingin melakukan pengecekan terhadap Pinjol kata Aziz secara berkala di update melalui website resmi OJK. 

Penulis: Maskartini | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ MASKARTINI
Kepala Bagian Edukasi OJK, Primandanu Febriyan Aziz saat Edukasi Keuangan Syariah bagi UMKM di Provinsi Kalimantan Barat, di Hotel Mercure Pontianak Rabu 25 Mei 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Bagian Edukasi OJK, Primandanu Febriyan Aziz mengatakan OJK telah menutup hampir 4000 pinjaman online (Pinjol) di Indonesia.

Hal itu disampaikan Primandanu Febriyan Aziz saat Edukasi Keuangan Syariah bagi UMKM di Provinsi Kalimantan Barat, di Hotel Mercure Pontianak, Rabu 25 Mei 2022.

"Jika ada teman, keluarga yang terjebak Pinjol, Aziz mengingatkan untuk melapor ke kepolisian, atau OJK yang merupakan satgas waspada investasi. Tercatat hampir 4000 Pinjol ilegal yang telah kami tutup. Padahal Pinjol legal hanya berjumlah 102 fintech," ujar Primandanu Febriyan Aziz.

Aziz meminta semua masyarakat waspada terhadap Pinjol ilegal. "Terkadang mereka menggunakan pendekatan syariah juga.

Simak Daftar Investasi dan Pinjol Ilegal yang Berhasil Ditemukan Satgas Waspada Investasi, Apa Saja?

Misalnya Alhamdulillah saya dapat dana dari ..., Jadi mengena ke masyarakat. Biasanya mereka WA atau SMS, fintech dibawah pengawasan OJK dilarang menawarkan pinjaman melalui komunikasi tersebut tanpa sepengetahuan konsumen. Jadi ini ciri pertama, jika ada tawaran Pinjol dari nomor yang tidak kita kenal dipastikan itu ilegal," ujar Aziz.


Ciri kedua kata Aziz, biasanya Pinjol ilegal menggunakan nama fintech legal untuk mengelabuhi korban.

"Jumlah Pinjol legal ada 102 Pinjol. Ketiga, mereka menawarkan pinjaman cepat tanpa syarat. Padahal fintech legal ada prosedurnya. Pinjol ilegal juga biasanya meminta akses ke kontak ponsel, padahal fintech legal hanya mengakses kamera, microphone dan lokasi," ujarnya.

Jika ingin melakukan pengecekan terhadap Pinjol kata Aziz secara berkala di update melalui website resmi OJK. 

"Tips jika ingin mengakses Pinjol, harus sesuai kebutuhan dan kemampuan. Kedua, pastikan kita meminjam kepada Pinjol yang terdaftar di OJK. Saat melakukan peminjaman kita harus pahami manfaat, kewajiban dan sebagainya,' ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved