Gelar Bimtek PHBS, TP PKK Provinsi Sekaligus Serahkan Bantuan Sanitasi
Ia juga menekankan kepada Ketua Tim Pengerak PKK di Kabupaten/Kota harus menindaklanjuti kegiatan yang telah dilaksanakan hari ini
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Upaya dalam mewujudkan Provinsi Kalbar Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah masyarakat, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP- PKK) Provinsi Kalbar menggelar Bimtek Rumah Sehat Layak Huni dan Tatalaksana Rumah Tangga Serta Bantuan Perbaikan WC Untuk Masyarakat Tidak Layak Sehat, di Kantor TP-PKK Provinsi Kalbar Jalan Sutoyo, Selasa 24 Mei 2022.
Kegiatan Bimtek ini bertujuan meningkatkan pengetahuan para kader TP-PKK baik di Provinsi maupun Kabupaten/Kota hingga desa sampai tingkat kelurahan Se-Kalbar.
Dimana dalam Bimtek ini dipaparkan tentang pentingnya rumah sehat layak huni serta tatalaksana rumah tangga sehingga diharapkan keluarga yang tinggal di rumah tersebut dapat merasakan kenyamanan fisik maupun sosial keluarga.
“Kegiatan ini digelar bagi kader TP-PKK di 14 kabupaten/kota se-kalbar dan kader TP-PKK Desa/Kelurahan untuk pentingnya menjaga kebersihan dan sehat di lingkungan rumah,” ungkap Hilfira Hamid Ketua Panitia sekaligus Ketua Pokja III Bidang Penguatan Ketahanan Pangan TP-PKK Provinsi Kalbar.
• Penjelasan Kabid Fasilitasi Pencatatan Sipil Provinsi Kalbar Terkait Permendagri Nomor 73 Tahun 2022
Sementara itu ditempat yang sama, Ketua TP-PKK Provinsi Kalbar, Lismaryani Sutarmidji mengungkapkan selain menggelar Bimtek, TP-PKK Provinsi juga menyerahkan bantuan perlengkapan sanitasi atau jamban di 14 Kabupaten/Kota agar mewujudkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
“Selain bimtek kita gelar, kita juga menyerahkan bantuan Closeed Jongkok di 14 kabupaten/kota, untuk satu kabupaten/kota mendapatkan enam Closeed Jongkok dan dua sak semen,” ungkap Ketua TP-PKK Provinsi Kalbar, Lismaryani Sutarmidji.
Lanjutnya, ia berharap dengan bimtek dan bantuan yang diserahkan ke masyarakat yang ada di kalbar terutama di perdesaan atau dikelurahan, bisa terbebas dari wabah penyakit yang diakibatkan buang air besar sembarangan.
“Saya juga berpesan untuk kegiatan ini berlanjut setiap tahunnya, itu tadi sebagai pancingan agar kita mengadakan kegiatan itu agar supaya pemerintah kabupaten/kota juga bisa mengadakan bantuan seperti itu untuk masyarakatnya masing-masing,” pesannya.
Ia juga menekankan kepada Ketua Tim Pengerak PKK di Kabupaten/Kota harus menindaklanjuti kegiatan yang telah dilaksanakan hari ini
“Jadi mereka bisa mengadakan di tiap masing-masing kabupaten kota, jangan sampai disini saja dia harus ditindak lanjuti,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News