Doa Katolik
Orang Kudus Katolik Santa Agatha Yi So-Sa Perayaan 24 Mei
Agatha Yi lahir pada tahun 1784 di Kuwul, dekat Inchon, Provinsi Kyonggi. Ditahun ini pula, Yi Sung-hun orang Katolik pertama dari Korea.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Meskipun hidup dalam kemiskinan, dia selalu tampil dengan kedamaian dengan senyum yang gembira.
Tidak mungkin untuk mencatat semua kata-kata yang baik dan indah dan juga perbuatannya.
Dia orang yang rendah hati dan sopan, sehingga setiap orang memuji, mencintai, dan mengagumi dia karena keindahan tindakannya.”
Agatha Yi ditangkap oleh polisi bersama dengan adik laki-lakinya Petrus Yi Ho-yong pada bulan Februari 1835.
Mereka berdua lalu dipenjarakan dan diinterogasi.
Komisaris polisi yang memeriksa mereka membujuk kedua kakak-beradik ini untuk murtad dan meminta mereka untuk melaporkan nama-nama umat beriman lainnya.
Namun dengan berani mereka berdua menjawab : “Allah adalah Bapa kami dan kami tidak dapat mengkhianati Dia.
Jika kami memberikan nama-nama umat beriman lainnya, maka mereka akan berada dalam bahaya.
Karena itu kami tidak dapat melakukan keduanya.”
Komisaris lalu memerintahkan agar mereka berdua disiksa dengan metode penyiksaan yang sangat brutal, yang sudah dilarang melalui dekrit kerajaan tahun 1732, namun metode ini diperkenankan untuk digunakan secara khusus pada umat Katolik.
Agatha Yi dipukuli sekujur tubuhnya sampai dagingnya terlepas dan kakinya dibuat sakit terperikan dengan dipelintir kebelakang.
Namun imannya tetap tak tergoyahkan.
Karena itu para algojo lalu menelanjanginya, menggantung tubuhnya dengan kedua lengan terikat di belakang, lalu kembali memukuli seluruh tubuhnya dengan gada.
Beberapa hari kemudian, Agatha Yi kembali dibawa keluar lalu dipukuli sampai tubuhnya berlumuran darah.
Selama penyiksaan yang mengerikan ini, Hanya satu kalimat yang keluar dari mulut wanita perkasa ini : “Saya tidak dapat mengkhianati Gereja.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Orang-Kudus-Katolik-Santa-Agatha-Yi-So-Sa-Perayaan-24-Mei.jpg)