Banjir Bandang Terjang Jembatan Gantung Emponyang Rusak Berat, Warga Harap Perbaikan
Kepala Desa Emponyang, Andri berharap ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki jembatan gantung yang rusak diterjang banjir.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Banjir bandang yang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Kayan Hulu, Sintang, Kalimantan Barat beberapa waktu lalu menyebabkan jembatan gantung di Desa Emponyang terputus.
Sebagian besar material jembatan yang baru selesai dibangun tersebut hanyut terbawa arus. Akibatnya, akses transportasi darat sejumlah desa ke kota kecamatan Kayan Hulu lumpuh.
Jembatan Emponyang rusak berat diterjang banjir bandang pada 9 Mei 2022 malam. Jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan darat dari desa Emponyang, Nanga Payak, Merahau Permai menuju Kecamatan Kayan Hulu.
"Jembatan baru selesai dibangun 3 bulan lalu dana APBD. Sebagian besar material jembatan hanyut terbawa arus," kata Camat Kayan Hulu, Yudius, Kamis 12 Mei 2022.
• KONI Sintang Harap Muncul Tim Terbaik dari Turnamen Futsal untuk Diikutkan Porprov 2022
Kepala Desa Emponyang, Andri berharap ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki jembatan gantung yang rusak diterjang banjir.
Menurut Andri, jembatan gantung emponyang satu-satunya akses darat masyarakat untuk pergi ke kecamatan, kabupaten Sintang untuk belanja dan mengurus administrasi.
"Masyatakat mengharapkan tindaklanjut lah dari pihak terkait masalah jembatan ini. Jembatan ini sangat dibutuhkan, pertama karena akses kebutuhan kalau mau urus administrasi atau belanja ke kecamatan atau kabupaten kemudian jembatan itu juga digunakan untuk berkebun, beladang," harap Andri. (*)
(Simak berita terbaru dari Sintang)