Ahli Epidemiologi Berikan Tips Sikap Terbaik dan Antisipasitif Terjadinya Pandemi Hepatitis Akut
Berikut adalah penuturan lengkapnya. Dari ratusan anak yang menderita hepatitis akut berkisar di bawah usia 10 tahun. Usia yang terbilang sangat belia
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Melihat dua kondisi pasien yang dijadikan rujukan kasus dugaan hepatitis akut di Jakarta, hingga saat ini tidak ditemukan virus tipe A, B, C, D, dan E serta AST atau ALT lebih dari 500 IU/L. Kadar AST dan ALT menunjukkan konsentrasi enzim pengubah protein oleh sel-sel hati dan metabolisme asam amino.
Belajar pengalaman penangan Pandemi Covid-19, diharapkan Pemprov Kalbar berasma Pemerintah Pusat dapat menyiapkan beberapa rencana penanganan wabah penyakit hepatitis, termasuk melakukan sosialisasi terhadap orangtua tentang langkah-langkah menekan faktor risiko infeksi.
Kesiapan layanan kesehatan publik juga perlu terus dikuatkan di tengah ketidakpastian kondisi krisis kesehatan saat ini. Selain itu deteksi dini penting dialakukan utk menekan penularan yg cepat, mengingat hepatitis akut ini sangat berpotensi menjadi pandemi di tahun 2022 ini. Jangn terlambat mengantisipasi, perlu segera disiapkan sarana pemeriksaan adenovirus pada Laboratorium kesehatan Kalbar dan RSUD Sudarso sebagai pusat rujukan pengobatan di Kalbar.
Kemudian juga diperlukan kesiagaan tenaga kesehatan dan berbagai terapi dasar, termasuk penyuluhan kesehatan pada masyarakat luas. Perlu langkah-langkah pencegahan yang nyata, karena virus ini diduga menular melalui saluran napas dan saluran cerna.
Untuk menjaga saluran napas bisa dilakukan seperti protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yakni dengan mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak. Untuk menjaga saluran cerna, bisa mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan minum, memastikan makan dan minuman matang, serta tidak menggunakan alat makan bersama, serta jangan kontak dengan orang yang sakit.
Orang tua diimbau agar mewaspadai gejala awal tersebut sebelum mengarah ke hepatitis. bila sudah parah maka anak akan memerlukan transplantasi hati.
Diharapkan upaya pencegahan yang tepat oleh pemerintah Pusat dan khususnya Pemprov Kalbar dan jajarannya akan dapat terbebas dari penularan dan penyebaran Hepatititis akut ini. (*)
(Simak berita terbaru dari Pontianak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/malik-saepudin-tim-covid-19.jpg)