Kadiskes Kalbar Akui Hepatitis Akut Pada Anak Sudah Menjadi Perhatian Khusus
Agung mengimbau agar masyarakat tetap menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) dan meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PBHS).
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harry Agung, mengatakan, Hepatitis akut pada Anak saat ini sudah menjadi perhatian khusus oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Dinkes Prov/Kab/Kota.
Hal tersebut di katakanya berdasarkan Surat Edaran (SE) Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.
“Terkait Kasus Hepatitis Akut pada Anak menjadi perhatian khusus dari Kemenkes dan Dinkes Provinsi /kab/kota. Kemenkes sudah mengeluarkan Surat Edaran Dirjen Pencegahan, dan Pengendalian Penyakit, tertanggal 27 April 2022,” jelasnya, Rabu, 4 Mei 2022.
Terkait kewaspadaan terhadap muncul Hepatitis Akut, yang mana penyebab belum di ketahui, namun dihimbau ke pada Dinkes Kab/Kota untuk mewaspadai dan melakukan peningkatan Penyelidikan Epidemiologi, lanjut Agung.
• Kadiskes Kalbar Harap Tak Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Mudik Lebaran
Agung menambahkan berdasarkan arahan dari Kemenkes melalui SE tersebut, yang disampaikan kepada Dinkes Prov/Kab/Kota. Jika menemukan adanya indikasi terkait kasus Sindrom Jaundice Akut.
Dikatakannya agar segera melaporkan kepada Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR).
“Arahan dari Kemenkes sesuai SE disampaikan kepada Dinkes Prov/kab/kota, Rumah Sakit, Laboratorium Kesmas, Kantor kesehatan pelabuhan (KKP), jika ditemukan/ Curiga kasus Sindrom Jaundice Akut, dan segera melaporkan di Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon ( SKDR )sesuai format. Sehingga dapat diketahui, dipantau dan di tindak lanjuti secara cepat,” paparnya.
Kami sedang berkoordinasi dengan seluruh Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) melalui dinkes kab/kota, untuk kesiapan Fasyankes terkait obat-obatan, dalam hal ini Instalasi Farmasi Dinkes prov melakukan koordinasi Intalasi Farmasi Kab/ Kota, tambahnya.
Sementara dikatakan Agung, untuk penyebab dari Hepatitis Akut Anak sampai saat ini belum di ketahui. Namun dirinya menerangkan beberapa gejala yang dapat terjadi pada Hepatitis Akut Anak.
“Penyebabnya sampai hari ini belum diketahui. Adapun gejala yang timbul pada kulit dan Sklera berwana kuning/ Ikterik dan urin berwarna gelap seperti teh secara mendadak. Gejala yang lain dirasakan sakit nyeri pada perut, muntah, diare tanpa timbul gejala demam,” ungkapnya.
Oleh karena itu Agung mengimbau agar masyarakat tetap menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) dan meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PBHS).
Ia juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar segera berobat ke Fasyankes terdekat, jika ada terjadi gangguan kesehatan.
“Himbau pada Masyarakat tetap tingkatkan prokes karena kita masih dimasa pandemi Covid-19. Tingkatkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) khususnya mencuci tangan pakai sabun, makan makanan yg sehat dan bersih. Dan segera berobat ke Fasyankes terdekat, atau ketenaga kesehatan yang ada, bila ada gangguan kesehatannya,” imbaunya. (*)
(Simak berita terbaru dari Pontianak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pelaksana-tugas-plt-kepala-dinas-kesehatan-diskes-provinsi-kalimantan-barat-drg-harry-agung.jpg)