Kadiskes Kalbar Harap Tak Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Mudik Lebaran
“Nah ini yang kita nanti akan lakukan monitoring, apakah ada kenaikan kasus setelah momen mudik lebaran ini,” tambahnya.
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harry Agung mengatakan untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus di momen pasca mudik lebaran.
Kata dia sesuai dengan arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di pos kesehatan, dari berbagai rute perjalanan khususnya penerbangan, akan di lakukan test Swab secara acak.
“Oleh karena itu diarahkan oleh Kementerian Kesehatan, di pos pos kesehatan itu, juga nanti akan dilakukan pemeriksaan Swab secara acak. Khususnya yang penerbangan maupun antar Provinsi,” jelasnya, saat di wawancari di Bandara Internasional Supadio, Kamis, 28 April 2022.
“Nah ini yang kita nanti akan lakukan monitoring, apakah ada kenaikan kasus setelah momen mudik lebaran ini,” tambahnya.
Baca juga: Aktivitas Mudik di Bandara Internasional Supadio Pontianak Kalbar Terus Meningkat
Dirinya berharap dengan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat dan kesadaran masyarakat, baik itu dalam perjalanan maupun ketika sudah sampai di tujuan.
“Mudah-mudahan kedepan tidak akan terjadi lonjakan yang tinggi. Di samping itu vaksinasi kita, seluruh Indonesia sudah cukup untuk bisa memberikan kekebalan kepada masyarakat secara komunal,” ungkapnya.
Ia menilai, kesiapan Bandara Internasional Supadio menghadapi arus mudik tahun 2022. Sudah sesuai dengan SOP yang telah di atur oleh Surat Edaran (SE) Satgas, tentang pelaku perjalanan dalam Negeri.
“Pelaku perjalanan dalam Negeri ini sudah di atur, dari SE Satgas. Masing-masing pihak sudah melakukan sesuai dengan SOPnya masing-masing,” pungkasnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Kubu Raya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Aktivitas-di-Bandara-Internasional-Supadio-Pontia43w5ew.jpg)