IDUL FITRI
3 Masjid Ikonik di Pontianak Untuk Tempat Ibadah Shalat Ied atau Shalat Idul Fitri
Pada shalat Ied umumnya antusias masyarakat meningkat sehingga terkadang masyaraka tidak kebagian tempat dan membawa perbekalan sendiri.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Shalat ied atau shalat Idul Fitri umumnya dilakukan dimasjid-masjid dan lapangan yang luas.
Pada shalat Ied umumnya antusias masyarakat meningkat sehingga terkadang masyaraka tidak kebagian tempat dan membawa perbekalan sendiri.
Perbekalan sendiri yang dimaksud ialah seperti alas hingga sajadah untuk shalat.
Di Kota Pontianak Kalimantan Barat umumnya masyarakat memenuhi tempat-tempat terbuka seperti Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat hingga ruas Jalan depan Kantor Wali Kota Pontianak.
Selain dari dua tempat itu tentu semua masjid menggelar shalat Ied.
Namun demikian ada tiga masjid yang ikonik dan bisa menjadi pilihan untuk tempat beribadah.
Baca juga: Kenapa Hati Sedih Saat Mendengar Gema Takbir? Subhanallah Ini Jawabannya
Masjid apa saja dan mana saja?
1. Masjid Mujahidin
Masjid Raya Mujahidin terletak di Pontianak, Ibukota Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berlokasi di Jln. Ahmad Yani, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.
Masjid Raya Mujahidin pertama kali diresmikan pada tanggal 23 Oktober 1978 oleh Mendiang Presiden Soeharto, peresmian tersebut juga bertepatan dengan ulang tahun kota Pontianak ke-207.
Kemudian masjid tersebut diperluas pada tahun 2011, selesai dan diresmikan pada tanggal 20 Januari 2015 oleh Presiden Joko Widodo.
Masjid Raya Mujahidin memiliki bangunan dengan total luas 4 hektar, dapat menampung sedikitnya 9.000 jamaah sekaligus.
Selain itu halamannya yang sangat luas bisa untuk tempat beribadah seperti shalat Idul Fitri.

2. Masjid Jami Pontianak
Masjid Jami' Pontianak atau dikenal juga dengan nama Masjid Sultan Syarif Abdurrahman adalah masjid tertua dan terbesar di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia.