Doa Katolik
Orang Kudus Katolik 28 April Santo Louis Marie Grignon de Monfort
Santo Louis Marie Grignon de Monfort adalah seorang kudus dari abad ke-17 yang dihormati karena Devosinya yang sangat mendalam kepada Santa Perawan Ma
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Peringatan Orang Kudus Katolik 28 April.
Orang kudus Katolik pada 28 April merayakan Santo Louis Marie Grignon de Monfort.
Santo Louis Marie Grignon de Monfort adalah seorang kudus dari abad ke-17 yang dihormati karena Devosinya yang sangat mendalam kepada Santa Perawan Maria.
Sebuah doa yang diucapkannya saat dalam Devosi pada Bunda Maria, "Totus Tuus ego sum” , yang berarti; "Akulah milikmu", Digunakan oleh Paus Yohanes Paulus II sebagai Motto Apostoliknya : Totus Tuus.
Louis Grignon lahir di Monfort, Prancis, dari sebuah keluarga miskin pada tahun 1673.
• Orang Kudus Katolik 28 April Santa Gianna Beretta Molla
Di masa mudanya, ia dikenal lekas marah bila ada sesuatu yang tidak memuaskan hatinya.
Namun ketika ia meningkat dewasa, ia mampu mengendalikan sifatnya itu dan berubah menjadi seorang yang penuh pengertian dan rendah hati.
Perubahan ini menjadi suatu persiapan yang baik baginya untuk memasuki perjalanan hidup yang panjang sebagai seorang imam.
Pendidikannya yang berlangsung di Paris dirintangi oleh banyak kesulitan, terutama karena kekurangan uang, baik untuk biaya pendidikannya maupun untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Hidupnya sungguh memprihatinkan. Biliknya sangat sempit, tanpa pemanas ruangan di musim dingin.
Untuk memperoleh sedikit uang, ia berusaha bekerja malam di sebuah rumah sakit sebagai penjaga jenazah-jenazah.
Namun semua penderitaan yang menimpanya dihadapinya dengan penuh ketabahan demi mencapai cita-citanya yang luhur.
Setelah beberapa tahun berkarya sebagai imam misionaris di dalam negeri dan menjadi pembimbing rohani di sebuah rumah sakit, ia berziarah ke Roma untuk bertemu dengan Sri Paus Klemens XI (1700-1721).
Di Roma ia diterima oleh Sri Paus. Melihat karya dan kepribadiannya, Sri Paus memberi gelar "Misionaris Apostolik" kepadanya.
Oleh Sri Paus, ia ditugaskan untuk mentobatkan para penganut Jansenisme yang sudah merambat di seluruh Prancis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Orang-Kudus-Katolik-28-April-Santo-Louis-Marie-Grignon-de-Monfort.jpg)