Doa Katolik

Orang Kudus Katolik 28 April Santa Gianna Beretta Molla

Santa Gianna Beretta Molla percaya bahwa hak istimewa menjadi seorang ibu, menjadi seorang rekan kerja Allah dalam menghadirkan kehidupan baru.

Youtube Ecclesia Catholica
Orang Kudus Katolik 28 April Santa Gianna Beretta Molla. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Peringatan Orang Kudus Katolik 28 April.

Orang kudus Katolik pada 28 April merayakan Santa Gianna Beretta Molla.

Santa Gianna Beretta Molla percaya bahwa hak istimewa menjadi seorang ibu, menjadi seorang rekan kerja Allah dalam menghadirkan kehidupan baru.

Berarti senantiasa membela dan melindungi anaknya, entah di dalam ataupun di luar rahim, bahkan hingga pada tahap menyerahkan hidupnya sendiri.

Dalam dunia kedokteran sekarang ini, yang lebih modern dan lebih canggih, terbuka lebar kemungkinan untuk menyelamatkan hidup Gianna bersama bayinya.

Namun sungguh tragis, justru di masa sekarang ini keputusan hidup dan mati atas bayi-bayi yang belum dilahirkan, dibuat berdasarkan alasan-alasan yang sepele dan kehamilan seringkali diakhiri dengan alasan-alasan yang tidak sesuai dengan prinsip agama dan moral.

Orang Kudus Katolik 27 April Santa Zita Pelindung Pelayan Rumah Tangga

Gianna Francesca Beretta dilahirkan di Magenta, Milan, Italia pada tanggal 4 Oktober 1922.

Ia adalah anak kesepuluh dari tigabelas bersaudara, putera-puteri pasangan Alberto dan Maria Beretta.

Ayah dan ibunya adalah orang katolik yang saleh dan menjadi anggota Ordo Ketiga Fransiskan (para awam Fransiskan) yang taat.

Oleh karena latar belakang keluarga serta bimbingan agama yang seksama dari kedua orang tuanya, Gianna telah diperkenankan menerima Komuni Pertama pada usia lima setengah tahun.

Setelah itu ia tidak pernah absen dalam Misa dan menyambut Komuni Kudus setiap hari.

Dua tahun kemudian ia diperkenankan menerima Sakramen Krisma.

Gianna tidak terlalu cemerlang dalam belajar.

Ia harus belajar keras di rumah demi memperbaiki nilai-nilainya yang buruk.

Ia mengalami masa-masa yang sulit di sekolah, tetapi pada akhirnya ia dapat mengatasi kesulitan belajar dengan ketekunannya. Salah seorang guru mengenangnya sebagai :

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved