Pola Hidup Sehat
WASPADA ! Ancaman Penyakit Menular Seksual yang Menyerang Pria dan Wanita Saat Ini
Gonore dapat menyebabkan tabung kecil melingkar di bagian belakang testis di mana saluran sperma berada (epididimis) menjadi meradang (epididimitis)
Komplikasi penyakit gonore
Keberhasilan pengobatan gonore sebelumnya tidak membuat tubuh kebal untuk tertular lagi. Dituliskan Mayoclinic, gonore yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi seperti:
Infertilitas pada wanita
Gonore dapat menyebar ke dalam rahim dan saluran tuba, menyebabkan penyakit radang panggul (PID). PID dapat menyebabkan jaringan parut pada tuba, risiko komplikasi kehamilan dan infertilitas yang lebih besar.
PID membutuhkan perawatan sesegera mungkin.
Infertilitas pada pria
Gonore dapat menyebabkan tabung kecil melingkar di bagian belakang testis di mana saluran sperma berada (epididimis) menjadi meradang (epididimitis). Epididimitis yang tidak diobati dapat menyebabkan infertilitas.
Infeksi yang menyebar ke persendian dan area lain di tubuh
Bakteri yang menyebabkan gonore dapat menyebar melalui aliran darah dan menginfeksi bagian lain dari tubuh termasuk persendian.
Selain itu, mungkin terjadi demam, ruam, luka kulit, nyeri sendi, pembengkakan dan kekakuan.
• PERHATIKAN, 10 Penyakit Ini Bisa Dilihat dari Mata, Bagaimana Caranya?
Peningkatan risiko HIV/AIDS
Memiliki gonore membuat penderita lebih rentan terhadap infeksi human immunodeficiency virus (HIV), virus yang menyebabkan AIDS. Orang yang memiliki gonore dan HIV dapat menularkan kedua penyakit lebih mudah kepada pasangannya.
Komplikasi pada bayi
Bayi yang tertular gonore dari ibunya saat lahir dapat mengalami kebutaan, luka di kulit kepala, dan infeksi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/waktu-tepat-menyatakan-perasaan-pada-pasangan-selama-pdkt-menurut-hubungan.jpg)