Pelni Cabang Pontianak Siapkan 3 Armada Layani Arus Mudik

"Kita layani meskipun penumpang bisa dihitung jari. 1 orang saja pada saat covid-19 kita tetap layani sesuai rute dan jadwal yang ada," ujarnya.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Maskartini
aktivitas penjualan tiket kapal laut di Jalan Sultan Abdurrahman, Selasa 19 April 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Kantor Cabang PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) Pontianak, Ibrahim, mengatakan pihaknya optimis melayani penumpang dengan optimal dengan 3 armada PT Pelni.

Diantaranya Kapal Motor (KM) Lawit, KM Bukit Raya dan KM Sabuk NS 80.

Hasil survei Kementerian Perhubungan menunjukkan jumlah pemudik pada Lebaran 2022 akan mencapai 85,5 juta orang. Angka ini naik 40 persen dibandingkan pada tahun 2019 sebelum terjadi pandemi COVID-19.

Diprediksi volume pemudik yang akan menggunakan transportasi laut pada arus mudik Lebaran 2022 mencapai 1,4 juta penumpang atau melonjak 234 persen dari tahun 2021.

Dishub Kalbar Laksanakan Tujuh Instruksi Pusat Jelang Mudik, Perkuat Pengamanan dan Bangun Posko

Angka tersebut merupakan hasil survei Badan Litbang Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengenai prediksi jumlah pemudik via kapal laut pada masa mudik Idul Fitri 1443 H/2022.

"Senin kemarin yang paling tinggi lebih dari 700 penumpang ke Surabaya menggunakan Kapal Bukit Raya. Hari biasa penumpang bisa dihitung dengan jari," ujar Ibrahim ditemui di kantornya Selasa, 19 April 2022.

Kapasitas Kapal Lawit dan KM Bukit Raya bisa menampung penumpang dengan kapasitas 920 jiwa.

"Namun hari biasa yang naik hanya 100-200 penumpang. Untuk penumpang tujuan Semarang atau Jakarta biasa-biasa saja. Untuk Kota Pontianak tidak terlalu signifikan melonjak," ujarnya.

PT Pelni yang merupakan perusahaan pelayaran milik negara melayani rute di seluruh Indonesia. KM Lawit dan KM Bukit Raya melayani rute ke Surabaya Semarang dan Jakarta.

"Kesiapan Armada dari zaman dulu hingga sekarang kita dilayani dengan dua kapal KM Lawit dan KM Bukit Raya, ditambah KM Sabuk NS 80 untuk tujuan antara pulau atau daerah kecil. Untuk KM Lawit dan Bukit Raya tidak ada masalah sudah terjadwal rutin oleh Kementerian perhubungan," ujar Ibrahim.

Ibrahim mengatakan pasca lebaran atau mendekati lebaran kemungkinan arus mudik di dominasi oleh anak pesantren. Pada hari biasa PT Pelni tetap melayani meskipun penumpang sepi.

"Kita layani meskipun penumpang bisa dihitung jari. 1 orang saja pada saat covid-19 kita tetap layani sesuai rute dan jadwal yang ada," ujarnya.

Ia memastikan semua pelayanan tercover dengan baik dari pembelian tiket hingga didalam armada.

"Dari pembelian tiket sampai penumpang naik ke kapal kami pastikan penumpang merasa nyaman dan aman menggunakan armada Pelni. Kami optimis melayani dengan baik masyarakat yang mau mudik dan mau datang. Semua aman terkendali yakin dan percaya bahwa Pelni aman," harapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved