YBM PLN Bentuk 96 Kelompok Usaha Cahaya Demi Ciptakan Kemandirian Ekonomi
Semakin banyak muzakki yang ingin menyalurkan zakat dan sedekahnya. Ayo kita fasilitasi dalam satu aplikasi yang memudahkan.
Melalui YBM PLN, PLN ingin menciptakan kemandirian ekonomi umat secara kolektif dalam bingkai kelompok yang produktif dan memiliki semangat untuk maju.
"Dana yang diamanahkan oleh para muzakki PLN ini kami kelola untuk bisa meningkatkan perekonomian masyarakat serta memberikan multiplier effect bagi masyarakat sekitarnya juga," ujar Iskandar.
Sebagai simbol peresmian KUC, pada puncak acara Doa Bersama 17.000 anak Yatim dan Dhuafa secara nasional, juga diresmikan 3 KUC diantara 48 KUC besutan YBM PLN.
KUC pertama, adalah KUC Fotografi di wilayah Palembang.
Kedua, KUC Nelayan Gurita di wilayah Pangaruman, Kediri, Jawa Timur.
Pulau terluar di Jawa ini mayoritas penduduknya menjadi nelayan gurita.
Ketiga, KUC Servis Elektronik di wilayah Nusa Tenggara Timur. KUC ini melibatkan para anak muda lulusan SMK yang mampu memberikan jasa servis barang elektronik.
Salurkan Bantuan dan Santunan Untuk Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Senilai Rp 410 Juta di Kalbar
Momen doa bersama 17.000 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa juga dimanfaatkan oleh YBM PLN Kalbar untuk menyerahkan bantuan.
Di antaranya bantuan paket sembako untuk 800 orang Kaum Dhuafa, santunan untuk 600 anak-anak Yatim Piatu, serta bantuan paket sembako selama Bulan Ramadhan untuk 50 Kaum Dhuafa dalam program 'Pasar Bahagia' di Masjid Sirajudin, Pontianak.
Bantuan dengan total senilai Rp 410 juta tersebut diserahkan secara simbolis oleh General Manager PLN Kalbar, Ari Dartomo.
Dalam kesempatan tersebut Ari mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian karyawan PLN terhadap lingkungan sekitar.
"Melalui bantuan yang diberikan kami berharap dapat meringankan beban hidup anak-anak Yatim dan Kaum Dhuafa agar dapat lebih fokus dalam beribadah selama Bulan Ramadhan," ujar Ari.