YBM PLN Bentuk 96 Kelompok Usaha Cahaya Demi Ciptakan Kemandirian Ekonomi

Semakin banyak muzakki yang ingin menyalurkan zakat dan sedekahnya. Ayo kita fasilitasi dalam satu aplikasi yang memudahkan.

Editor: Nina Soraya
Dok/PLN Kalbar
General Manager PLN Kalbar Ari Dartomo menyerahkan santunan kepada anak yatim dalam kegiatan Doa Bersama 17.000 Anak Yatim dan Kaum Dhuafa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Yayasan Baitul Maal atau YBM PLN menargetkan 96 kelompok usaha masyarakat dengan nama Kelompok Usaha Cahaya (KUC) yang terbentuk melalui dana zakat, sedekah, dan wakaf yang dikumpulkan dari seluruh insan PLN.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan bertepatan dengan momen bulan suci Ramadan, PLN ingin terus memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Satu di antaranya melalui YBM PLN, PLN ingin meningkatkan perekonomian umat agar makin mandiri dan bisa memberikan manfaat bagi sekelilingnya.

"YBM PLN selama ini sudah menjadi salah satu pilar PLN yang selalu menaruh perhatiannya pada semangat kebersamaan, semangat keumatan.

Melalui YBM PLN, kami ingin mendukung perekonomian umat dengan pendampingan dan pemberdayaan umat," ujar Darmawan.

Darmawan mengapresiasi kontribusi YBM PLN dalam menghimpun dan menyalurkan Zakat, Infak, Sodaqoh, dan Wakaf (ZISWAF) dari insan PLN kepada masyarakat yang membutuhkan.

Untuk meningkatkan keterjangkauannya, PLN akan membuat YBM PLN App yang dapat digunakan seluruh insan PLN dalam menyalurkan sedekah dan zakatnya.

Dengan kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah para insan PLN yang ingin berbagi rezeki sehingga kian banyak manfaat yang bisa diberikan melalui YBM PLN kepada masyarakat luas.

"Kita harus optimalkan kemudahan-kemudahan jaman digital ini. Banyak yang bisa kita beri uluran bantuan.

Semakin banyak muzakki yang ingin menyalurkan zakat dan sedekahnya. Ayo kita fasilitasi dalam satu aplikasi yang memudahkan. Orang ingin zakat ya tinggal sekali klik," tambah Darmawan.

Peduli Kaum Duafa, YBM PLN Kalbar Salurkan Paket Sembako Senilai Rp 225 Juta

Ketua Pengurus YBM PLN, Iskandar menjelaskan saat ini sudah ada 48 Kelompok Usaha Cahaya (KUC) yang terbentuk.

Dari 48 KUC tersebut, setidaknya sudah ada 38 KUC dari 16 provinsi yang mampu menghasilkan 76 produk.

Produk tersebut kemudian mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar KUC.

"Di tahun 2022, kami menargetkan akan ada 96 KUC baru yang tersebar di 34 provinsi di seluruh unit induk YBM PLN," ujar Iskandar.

Menurut Iskandar, saat ini dana yang dihimpun dari ZISWAF tak hanya diserahkan melalui konsep charity saja.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved