Doa Katolik

Renungan Katolik Senin 4 April 2022 Lengkap Bacaan 1 Bacaan Injil dan Mazmur Tanggapan

Renungan Katolik 4 April 2022 pekan Prapaskah 5. Bacaan pertama Daniel 13:1-9.15-17.19-30.33-6/13:41c-62 dan bacaan injil Yohanes 8:12-20.

Yuriy Dyachyshyn / AFP
Para jemaah berdoa selama misa hari Minggu di Gereja Katolik Saints Peter dan Paul Garrison di kota Lviv, Ukraina barat pada 27 Maret 2022. 

Jikalau sekiranya kamu mengenal Aku, kamu mengenal juga Bapa-Ku.”

Kata-kata itu dikatakan Yesus dekat perbendaharaan, waktu Ia mengajar di dalam Bait Allah.

Dan tidak seorangpun yang menangkap Dia, karena saat-Nya belum tiba.

Demikianlah Injil Tuhan.

U. Terpujilah Kristus.

Orang Kudus Katolik 2 April Beato Nicholas Charnetsky

Renungan Katolik

Barang siapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu” (Yoh 8:7).

Perintah Yesus ini memberikan kita gambaran bahwa begitu besar kerahiman Tuhan kepada orang yang berdosa, sekaligus juga memunculkan pertanyaan: Mengapa Yesus membela orang yang bersalah, padahal Yesus memahami aturan yang berlaku saat itu?

Kecenderungan kita ialah lebih mudah menghakimi daripada mencari tahu mengapa Daniel dan Yesus melakukan hal itu.

Dalam Kitab Daniel menjadi jelas bahwa perbuatan mereka itu melibatkan minimal dua orang, tetapi mengapa hanya satu yang diadili?

Inilah alasan mengapa Daniel memperjuangkan kebenaran, tanpa harus membenarkan apa yang telah diperbuat oleh perempuan itu.

Hal serupa juga dihadirkan oleh Yesus dalam kisah perempuan yang berzinah.

Kisah ini mengajak kita untuk terus belajar menjadi manusia yang adil.

Mengasihi apa yang kita imani, berarti berani terlibat memperjuangkan keadilan dalam peziarahan hidup dan berani bersaksi tentang kasih Allah.

Kita bisa mulai dan keluarga kita untuk tidak mudah menyalahkan, tetapi mencari tahu mengapa itu dilakukan, barulah diarahkan.

Itulah kasih Tuhan sebenarnya, menyelamatkan banyak orang yang bertobat dan mau belajar.

Tuhan, buatlah kami berani menegakkan keadilan. Jangan biarkan kami hanya mencari kenyamanan dengan membiarkan ketidakadilan terjadi. Amin.

Sumber: adiutami.com

(*)

[Update informasi seputar Katolik]

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved