Ramadhan Kareem

Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Ramadhan & Amalan yang Dapat Dilakukan untuk Tambah Pahala

Simak deretan amalan yang bisa dikerjakan pada 10 hari pertama bulan Ramadan 1443 H...

Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / Enro
Ilustrasi berdoa saat bulan ramadhan 1443 H - Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Ramadhan. 

Meski memiliki nilai keutamaan masing-masing pada setiap bagiannya, beribadah di bulan Ramadhan sebaiknya dilakukan sepanjang hari, dari awal hingga akhir Ramadhan.

Waktu Buka Puasa Hari Ini Kota Tasikmalaya Lengkap Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2022 Kota Tasikmalaya

Amalan-amalan di bulan Ramadhan

Ada beberapa amalan yang bisa dilakukan di rumah pada bulan penuh kemuliaan ini.

1. Pertama, zikir.

Zikir adalah amalan ibadah yang paling mudah dilakukan, kapan pun dan dimana pun. Perintah zikir ini terdapat dalam beberapa surat, di antaranya adalah Surat al-A'raf ayat 205 yang artinya:

"Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut) nama Allah dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya."

2. Kedua, sedekah.

Pada bulan Ramadhan, sedekah lebih dianjurkan dari pada hari-hari biasanya. Sebab, sedekah di bulan Ramadhan memiliki nilai yang spesial seperti sabda Rasulullah:

"Dari Anis RA, sahabat bertanya: 'Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?' Rasul menjawab: 'Sedekah di bulan Ramadhan'," (HR at-Tirmidzi).

Terlebih, masa pandemi virus corona di Indonesia membuat banyak orang kehilangan pekerjaan dan penghasilan, sehingga mereka membutuhkan bantuan dari orang-orang yang lebih mampu.

3. Ketiga, membaca Al Quran.

Besarnya kemuliaan di bulan Ramadhan sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja. Apalagi, bulan Ramadhan merupakan bulan turunnya Al Quran.

Hadis tentang keutamaan membaca Al Quran yang terkenal adalah hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah Ibnu Mas'ud sebagai berikut:

"Abdullah ibn Mas'ud, Rasulullah SAW bersabda: 'Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al Quran), maka dia akan mendapat satu kebaikan. Satu kebaikan akan dilipatkan menjadi sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf. Namun, alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf'." (HR. At-Tirmidzi).

4. Keempat, shalat malam.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved