Penetapan Awal Puasa 2022 Hasil Sidang Isbat Hari Ini & Panduan Ibadah Ramadan 1443 H Resmi dari MUI
Pemerintah mengumumkan hasil sidang isbat penetapan awal puasa 2022 1 Ramadhan 1443 H hari ini Jumat 1 April 2022 live mulai pukul 17.00 WIB.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pemerintah mengumumkan hasil sidang isbat penetapan awal puasa 2022 1 Ramadhan 1443 H hari ini Jumat 1 April 2022 live mulai pukul 17.00 WIB.
Pemerintah menyelenggarakan Sidang Isbat (penetapan) Awal Ramadan 1443 Hijriah hari ini, Jumat 1 April 2022 melalui Kementerian Agama.
Untuk menyambut bulan suci Ramadan 1443, Dewan Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan panduan beribadah bulan puasa tahun 2022.
Panduan beribadah puasa Ramadan tahun 2022 ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Kep-38/DP-MUI/III/2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H.
• Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Awal Puasa 2022 1 Ramadan 1443 H Kapan? Cek Link Berikut
Dirangkum dari SK MUI tersebut, berikut panduan ibadah puasa Ramadan dan Idul Fitri 1443 H
1. Dalam mengawali ibadah puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H, umat Islam mengikuti hasil keputusan pemerintah melalui sidang isbat yang didahului konsultasi dengan MUI dan mendengar pandangan ormas-ormas Islam dan instansi terkait berdasarkan Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah.
2. Mengacu pada Fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaran Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19 dan melihat kondisi wabah Covid-19 yang sudah terkendali, maka semua hukum penyelenggaraan ibadah yang selama pandemi Covid-19 ada kemudahan (rukhsah) kembali kepada hukum asal (azimah) antara lain:
- Kewajiban menyelenggarakan Salat Jumat
- Merapatkan kembali shaf saat Salat berjamaah
- Menyelenggarakan aktivitas ibadah yang melibatkan orang banyak, seperti jamaah salat lima waktu dan Salat Tarawih.
3. Umat Islam diimbau untuk mensyiarkan bulan Ramadhan dengan berbagai ibadah seperti Salat Tarawih, tadarus Al-Quran, mengikuti pengajian, i’tikaf, dan qiyamu al-lail, serta memperbanyak ibadah, istighfar, dzikir, shalawat, dan senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan dan keselamatan dari musibah dan marabahaya (daf’u al-bala’), khususnya dari wabah Covid-19.
4. Untuk meningkatkan kepedulian sosial umat Islam diimbau untuk memperbanyak infak, sedekah, dan berbagi untuk berbuka puasa.
5. Untuk kepentingan pewujudan kekebalan kelompok (herd immunity), umat Islam yang sedang berpuasa boleh melakukan vaksinasi dengan vaksin yang halal.
6. Tes Swab, baik lewat hidung maupun mulut untuk deteksi Covid- 19 saat berpuasa tidak membatalkan puasa, karenanya umat Islam yang sedang berpuasa boleh melakukan tes swab, demikian juga rapid test dengan pengambilan sampel darah dan penggunaan Genose dengan sampel hembusan nafas.
7. Menggunakan masker saat shalat berjamaah untuk menjaga diri agar tidak tertular suatu penyakit, seperti Covid-19 hukumnya boleh dan tidak makruh.
8. Agar zakat fitrah dan zakat mal dapat dimanfaatkan lebih optimal, setiap muslim yang terkena kewajiban zakat, boleh menunaikan zakat fitrah dan menyalurkannya sejak awal Ramadhan tanpa harus menunggu malam Idul Fitri dan zakat mal boleh ditunaikan dan disalurkan lebih cepat (ta‘jil al-zakah) tanpa harus menunggu satu tahun penuh (Hawalan al-haul), apabila telah mencapai nishab.
9. Umat Islam diimbau untuk mensyiarkan malam Idul Fitri dengan takbir, tahmid, tahlil menyeru keagungan Allah SWT, mulai dari tenggelamnya matahari di akhir Ramadhan hingga menjelang dilaksanakannya Salat Idul Fitri.
• Besok Mulai Puasa? Pemerintah: Tunggu Hasil Sidang Isbat Awal Puasa 2022 1 Ramadan 1443 H
Diberitakan sebelumnya, Sidang Isbat (penetapan) Awal Ramadan 1443 Hijriah akan dilaksanakan secara hybrid, pada Jumat, 1 April 2022 atau bertepatan dengan 29 Syakban 1443 Hijriah.
Secara luring sidang isbat akan digelar di Auditorium HM. Rasjidi Kemenag, Jalan MH. Thamrin, Jakarta.
Jumlah peserta sidang isbat yang hadir dibatasi sesuai ketentuan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sementara, sebagian peserta lainnya, akan berpartisipasi melalui telekonferensi melalui jaringan internet.
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag, Adib menyatakan sidang isbat digelar sesuai Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.
Sidang isbat selalu digelar pada tanggal 29 bulan sebelumnya pada kalender hijriah.
Sidang isbat akan melibatkan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kementerian Agama, duta besar negara sahabat, dan perwakilan ormas Islam.
Sidang ini juga akan melibatkan perwakilan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan undangan lainnya.
"Kami juga mengundang pimpinan MUI dan Komisi VIII DPR RI untuk hadir dalam sidang," katanya.
Adib menerangkan, sidang isbat akan dibagi menjadi tiga tahap.
1. Pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1443 H berdasarkan hasil hisab (perhitungan astronomi).
Pemaparan dilakukan Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag mulai pukul 17.00 WIB.
"Sesi ini terbuka dan akan disiarkan melalui live streaming,” ujar Adib.
2. Pelaksanaan Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1443 Hijriah. Sesi ini digelar secara tertutup setelah Salat Magrib.
Selain data hisab (informasi), sidang isbat juga akan merujuk pada hasil rukyatul hilal (konfirmasi) yang dilakukan Tim Kemenag pada 78 lokasi di seluruh Indonesia.
3. Telekonferensi pers hasil sidang isbat akan disiarkan secara langsung oleh TVRI dan media sosial Kemenag.
• Tata Cara dan Niat Mandi Besar Bulan Puasa Ramadan
Jadwal puasa dan imsakiyah Ramadan 2022
Sebelum Sidang Isbat dilaksanakan, organisasi keagamaan Muhammadiyah sudah lebih dahulu menetapkan jadwal puasa dan imsakiyah Ramadan 1443 Hijriah atau tahun 2022.
Dilansir dari Kompas.com, Muhammadiyah telah menetapkan jadwal awal puasa Ramadan 1443 Hijriah jatuh pada Sabtu, 2 April 2022.
Penetapan jadwal puasa itu dilakukan lewat Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1443 Hijriah.
Adapun dalam maklumat tersebut, juga ditetapkan mengenai 1 Syawal 1443 H yang ditetapkan pada Senin, 2 Mei 2022.
Penetapan awal Ramadan dan Syawal 1443 Hijriah tersebut berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Jadwal imsakiyah Ramadan 1443 H / 2022 M
Selain penetapan awal puasa, Muhammadiyah juga telah menerbitkan jadwal imsakiyah pada 8 Maret 2022 yang disusun oleh Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr Oman Fathurohman.
Metode hisab untuk menentukan jadwal imsakiyah yang dipakai Muhammadiyah tersebut memperhitungkan posisi lintang dan bujur daerah.
Selain itu, yang membedakan dengan lembaga lain adalah digunakannya perhitungan tinggi daerah yang dihisab.
Awal waktu Subuh dan imsak dalam jadwal puasa Ramadhan tersebut dihitung memakai kriteria awal waktu Subuh hasil Munas Tarjih Muhammadiyah ke-31, 2020.
Yakni awal waktu Subuh ditentukan karena ketingggian Matahari ada pada posisi -18 derajat.
(*)