Ramadhan Kareem
Hukum Membawa Bunga dan Air saat Ziarah Kubur
Membawa bunga dan air menjadi tradisi bagi masyarakat muslim Indonesia saat berziarah kubur. Namun bagaimanakah hukumnya ini dalam Islam?
Menurutnya, tradisi ini bagus saja karena pokok-pokok kayunya itu bisa bertasbih dan tasbihnya bisa meringankan siksa kubur.
“Makanya, kuburan janganlah ditutupi sepenuhnya dengan batu. Harus ada bagian yang tak ditutupi tanah agar bisa ditanami tumbuhan,” pungkasnya.
Dilansir dari berbagai sumber, setidaknya ada empat hal yang bisa dilakukan saat Ziarah Kubur sesuai sunnah Rasulullah SAW:
Tata Cara Ziarah Kubur
1. Mengucapkan salam saat sampai di kuburan
2. Melepas alas kaki ketika masuk ke komplek kuburan
3. Menghadap kiblat ketika berada di kuburan seseorang
4. Mendoakan ahli kubur
Ucapan Salam Ziarah Kubur
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ, وَأَتَاكُمْ مَا تُوعَدُونَ, غَدًا مُؤَجَّلُونَ, وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ , اللهُمَّ اغْفِرْ لِأَهْلِ بَقِيعِ الْغَرْقَدِ
“Assalamu’alaikum dara qaumin mukminin wa atakum ma tu‘aduna ghadan muajjalun, wa inna insya Allahu bikum lahiqun. Allahummaghfir li ahli Baqi’il Gharqad”
Artinya:
"Semoga keselamatan bagi kamu sekalian wahai negeri kaum yang beriman, dan akan datang apa yang dijanjikan kepada kamu sekalian dengan segera. Dan sesungguhnya kami, dengan izin Allah akan menyusul kamu sekalian. Yaa Allah ampunilah penghuni Baqi’ al-Gharqad "
Doa Ziarah Kubur
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَيَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/adab-ziarah-kubur-agar-mendapat-ridha-dari-allah-swt.jpg)