Christiandy Minta Asosiasi Pendeta Indonesia di Sanggau Terus Tanamkan Nilai-Nilai Pancasila

“Memahami sejarah berdirinya NKRI, tidak ada satu etnis yang dominan semua anak bangsa berkonktribusi dari semua suku termasuk etnis Tionghoa,”

Untung Sidupa/Ari Wibowo
Sosialisasi 4 Pilar DPD RI, Christiandy Sanjaya di Sanggau 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Satu diantara Senator Kalbar, Christiandy Sanjaya kembali mengingatkan jika Indonesia dapat lahir karena campur tangan semua suku bangsa yang ada.

Hal ini dikatakannya dalam sosialisasi empat pilar kepada Asosiasi Pendeta Indonesia (API) lintas Denominasi menghadirkan di Kabupaten Sanggau, Rabu 23 Maret 2022.

Untuk diketahui, sosialisasi empat pilar kebangsaan merupakan amanat Undang-Undang nomor 17 Tahun 2014 telah diubah dengan Undang-Undang nomor 42 Tahun 2014 (MD3).

Wakil rakyat termasuk DPD sebagai anggota MPR RI ditugaskan memasyarakatkan ketetapan MPR, Pancasila, Undang- Udang Dasar Negara RI Tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika kepada masyarakat seluruh wilayah tanah air.

Dalam kesempatan ini, Christiandy menekankan jika Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, pandangan hidup, filosofi berbangsa serta pemersatu negara.

Indonesia sebagai negara terbesar keempat dan memiliki berbagai suku bangsa dan bahasa membuat Pancasila sangat penting semua komponen bangsa menjaga perjalanan bangsa ini.

Adrianus Asia Sidot Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Desa Pana Sanggau

“Pancasila sebagai pemersatu kita perlu terus menghidupkan pesan-pesan dan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila,” katanya

“Nilai etik moral Pancasila saat ini sedemikian penting. Kita hamba tuhan, sebagai tokoh masyarakat perlu tidak saja berdoa tapi aktif mendorong agar para pemimpin mempraktekan etik moral mendahulukan yang lemah, menuntun kaum muda memiliki jiwa juang menjawab zamannya, mengingatkan para pemimpin di semua bidang agar bekerja mengabdi bagi rakyat tanpa memberdakan latar belakang sosial,agama, dan suku,” paparnya.

Pada kesempatan ini, Christiandy Sanjaya pun mengapresiasi Pdt Petrus Musa ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kabupaten Sanggau dapat mengajak lembaga interdenominasi tersebut.

Wagub Kalbar dua periode ini pun mengharapkan para pelayan gereja-gereja dapat mendorong jemaat dan masyarakat implementasikan Kebhinnekaan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved