Kalender Kalbar 2022

Sandiaga Uno Dengar Curhatan UMKM Disabilitas, Langsung Borong dan Pesan Rempeyek

"Dengan gerak cepat kita, kita berhasil mendatangkan satu solusi. Omzet yang meningkat, dapat 300 paket dan saya juga memberikan bantuan modal usaha k

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. HUMAS KEMENPAREKRAF
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memborong dagangan rempeyek pedagang UMKM disabilitas usai mengisi program Kabupaten Kota (KaTa) Kreatif di Gedung Konferensi 1.5, Ruang MTQ, Universitas Tanjungpura (Untan), Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis 10 Maret 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Deni (46),satu diantara pelaku UMKM disabilitas tampak terharu usai curahan hatinya direspons baik Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Sandiaga mendengarkan keluhan Deni yang omzet penjualan rempeyeknya menurun 20-30 persen selama pandemi Covid-19. Terlebih, saat ini Deni butuh biaya persalinan istrinya yang juga penyandang disabilitas.

Sandiaga pun spontan memborong rempeyek Deni usai mengisi program Kabupaten Kota (KaTa) Kreatif di Gedung Konferensi 1.5, Ruang MTQ, Universitas Tanjungpura (Untan), Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis 10 Maret 2022.

"Oke kita kasih solusi. Karena turun 20-30 persen, hari ini kita borong rempeyeknya Bang Deni," tutur Sandiaga.

Setelah memborong, Sandiaga langsung bergerak cepat memberikan bantuan lainnya. Sandiaga memesan ratusan rempeyek Deni untuk membiayai persalinan istrinya.

"Dengan gerak cepat kita, kita berhasil mendatangkan satu solusi. Omzet yang meningkat, dapat 300 paket dan saya juga memberikan bantuan modal usaha kepada Bang Deni," tuturnya.

Sandiaga mengatakan, Deni merupakan satu dari sekian banyak pelaku kuliner yang patut di contoh. Sandiaga ingin perjuangan Deni dapat memotivasi kuwala muda.

Sandiaga Uno Kunjungi Desa Wisata Sungai Kupah, Menteri Pertama yang Berkunjung ke Sana 

"Harapannya Bang Deni bisa memotivasi dan para anak-anak muda memberi produk lokal kita, produk kuliner oleh anak-anak," imbuhnya.

Bersyukur dan Harap Pelatihan UMKM Disabilitas

Deni pun dengan mata berkaca-kaca dan nada bicara yang gemetar mengucapkan terima kasih kepada Sandiaga. Dia mengaku bersyukur atas rezeki yang tak terduga ini.

"Kalau bisa saya bersujud, saya bersujud. Karena posisi aku berdiri dan aku tidak bisa bersujud," haru Deni.

"Dalam hati aku berdoa semoga sehat, diberi kelancaran, dan juga kami ini dari UMKM sangat terbantu diadakan dengan workshop kreatif," tambahnya.

Deni berharap, Sandiaga bisa menggelar workshop UMKM lagi, khusus disabilitas. Menurut Deni, disabilitas di luar sana juga ingin berkarya dan diberdayakan.

"Dan aku juga pengen menghilangkan stigma masyarakat bahwa disabilitas ini kami bukan jiwa minta-minta, kami pejuang untuk keluarga dan orang-orang di sekitar kami," tuturnya.

Adapun Deni biasa menjajakan dagangannya menggunakan sepeda motor modif roda tiga. Setiap hari dia keliling kantor-kantor dan membuka pre order untuk melariskan rempeyek buatannya.

Sebagai informasi, program KaTa Kreatif Indonesia 2022 adalah upaya membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Pelaksanaanya di 35 kabupaten-kota kreatif, sementara lokasi yang sudah didatangi Lombok Tengah, Belitung, Jambi, dan Majalengka. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved