Cara Mengobati Asam Urat di Usia Muda

Sementara itu, pembengkakan tidak hanya terjadi di sendi, namun juga di daerah sekitar sendi disertai warna kulit yang memerah. 

Tayang:
Editor: Jimmi Abraham
Pixabay
Ilustrasi asam urat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Perlu diketahui bahwa orang yang kena serangan penyakit asam urat akan merasakan perkembangan gejala yang cepat dalam beberapa jam pertama. 

Rasa sakit akibat asam urat bisa berlangsung selama tiga sampai 10 hari.

Sementara itu, pembengkakan tidak hanya terjadi di sendi, namun juga di daerah sekitar sendi disertai warna kulit yang memerah. 

Pada tahap ini, penderita asam urat bisa jadi tidak akan mampu bergerak secara leluasa.

Tak hanya radang sendi yang berulang dan akut, gejala penyakit asam urat kadang-kadang disertai juga dengan pembentukan kristal natrium urat besar (tofus), kerusakan sendi secara kronis, hingga kerusakan fungsi ginjal.

(Update berita kesehatan lainnya disini)

Obat Asam Urat yang Bagus untuk Menghilangkan Nyeri Asam Urat dengan Cepat ! Harus Ada Resep Dokter

Cara Mengobati Asam Urat di Usia Muda

Anda juga harus mengetahui, asam urat bisa menyerang siapa saja.

Anda tidak ingin terkena asam urat di usia muda?

Pada kenyataannya, asam urat bisa menjangkit segala usia, termasuk kalangan muda usia 20 tahunan. 

Penyakit asam urat yang bisa menyebabkan nyeri sendi tak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian.

Guna mengantisipasi kondisi tak menyenangkan ini, ada baiknya Anda mengenal berbagai cara mencegah asam berikut: 

1. Diet rendah purin

Melansir Buku Menu Sehat 30 Hari untuk Mencegah dan Mengatasi Asam Urat (2009) oleh Lina Ningdyar, SST Gizi, asupan makanan yang mengandung purin tinggi merupakan salah satu penyebab asam urat

Oleh karena itu, untuk mencegah serangan asam urat atau mengembalikan dan menjaga kadar asam urat dalam darah tetap normal, diperlukan pengaturan pola makan diet rendah purin. 

 Cek Buah yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat ! Ketahui Juga Nih Makanan Pantangan Asam Urat

Diet rendah purin perlu dilakukan agar kadar asam urat dalam darah tak melebihi batas normal.

Berikut ini beberapa bahan makanan tinggi purin (mengandung 100-1.000 mg purin per 100 gram bahan) yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan atau terlalu sering karena bisa menjadi penyebab asam urat

  • Jeroan, seperti otak, hati, jantung, ginjal 
  • Kaldu 
  • Bebek 
  • Sarden 
  • Kornet 
  • Makarel 
  • Kerang 
  • Remis 
  • Alkohol 
  • Tape 
  • Durian 

Selain itu, beberapa bahan makanan yang mengandung purin sedang (10-99 mg purin per 100 gram bahan) ini juga perlu diwaspadai: 

  • Daging sapi 
  • Ayam 
  • Ikan (kecuali yang mengandung purin tinggi) 
  • Udang 

Konsumsi bahan makanan tersebut dianjurkan maksimal 50-75 gram atau 1-1,5 potong per hari.

2, Menurunkan berat badan 

Melansir Health Line, selain diet rendah purin, ada beberapa perubahan gaya hidup yang dapat membantu Anda menurunkan risiko asam urat

Menurunkan berat badan adalah salah satunya.

Kelebihan berat badan pasalnya dapat membuat Anda lebih tahan terhadap insulin, yang mengarah pada resistensi insulin. 

Dalam kasus ini, tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik untuk mengeluarkan gula dari darah. 

Resistensi insulin juga meningkatkan kadar asam urat.

 Sayuran yang Tidak Boleh Dimakan Penderita Asam Urat karena Mengandung Purin Tinggi

Penelitian menunjukkan bahwa menurunkan berat badan dapat membantu mengurangi resistensi insulin dan menurunkan kadar asam urat

Namun, dalam upaya menurunkan atau menjaga berat badan ini, Anda tidak dianjurkan untuk melakukan diet ketat dengan makan makanan dengan jumlah sangat sedikit. 

Penelitian menunjukkan bahwa penurunan berat badan dengan cara seperti itu malah dapat meningkatkan risiko serangan gout atau penyakit asam urat

3. Rutin berolahraga 

Olahraga teratur adalah cara lain yang bisa dilakukan untuk mencegah asam urat.

Olahraga tidak hanya dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat, tetapi juga menjaga kadar asam urat tetap rendah. 

Sebuah studi yang melibatkan 228 pria, menemukan bahwa mereka yang berlari lebih dari 5 mil (8 km) setiap hari memiliki risiko 50 persen lebih rendah terkena penyakit asam urat

Hal ini juga disebabkan karena sebagian “membawa” lebih sedikit berat badan.  

4. Tetap terhidrasi 

Tetap terhidrasi dapat membantu mengurangi risiko serangan gout.

Hal itu dikarenakan, asupan air yang cukup membantu tubuh mengeluarkan asam urat berlebih dari darah, membuangnya ke dalam urin. 

Jika Anda banyak berolahraga, maka lebih penting untuk tetap terhidrasi, karena Anda mungkin kehilangan banyak air melalui keringat. 

5. Batasi konsumsi gula 

Penelitian terbaru mengungkap bahwa gula bisa juga menjadi penyebab asam urat.

Para peneliti menemukan bahwa jenis gula olahan, terutama fruktosa secara khusus dapat menyebabkan kadar asam urat naik. 

Kondisi ini terjadi karena penyerapan gula olahan yang lebih cepat meningkatkan kadar gula darah dan menyebabkan jumlah asam urat lebih tinggi.

 Cara Membuat Ramuan Jahe untuk Obat Asam Urat ! Campur dengan Seledri dan 2 Buah Ini

Selain itu, makanan dan minuman manis juga dapat menambah kalori yang tidak diperlukan tubuh dan berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan. 

Kenaikan berat badan seperti diketahui, bisa meningkatkan risiko penyakit asam urat

6. Batasi asupan alkohol 

Alkohol adalah pemicu umum untuk penyakit asam urat. Itu karena tubuh dapat memprioritaskan pengeluaran alkohol daripada menghilangkan asam urat, sehingga membiarkan asam urat menumpuk dan membentuk kristal. 

7. Konsumsi cukup vitamin C 

Penelitian menunjukkan bahwa suplemen vitamin C dapat membantu mencegah serangan gout dengan menurunkan kadar asam urat.

Tampaknya vitamin C melakukan ini dengan membantu ginjal mengeluarkan lebih banyak asam urat dalam urin. 

Namun, sebuah studi menemukan bahwa suplemen vitamin C tidak memiliki efek pada asam urat.

Penelitian tentang suplemen vitamin C untuk asam urat adalah hal baru, sehingga diperlukan lebih banyak penelitian sebelum kesimpulan kuat dapat dibuat. 

 Ketahui Makanan Penurun Asam Urat dan Makanan Penyebab Asam Urat ! Penderita Asam Urat Wajib Paham

8. Perbanyak konsumsi serat 

Melansir Medical News Today, mengonsumsi lebih banyak serat dapat membantu tubuh membuang asam urat. Selain itu, serat juga bisa membantu Anda unuk menyeimbangkan kadar gula darah dan insulin. 

Memilih makanan berserat juga cenderung meningkatkan rasa kenyang dan membantu menurunkan risiko makan berlebihan yang bisa menyebabkab kegemukan. 

9. Konsumsi obat tertentu

Melansir WebMD, obat-obatan juga dapat dimafaatkan untuk membantu mencegah serangan gout, terutama pada orang yang memiliki faktor risiko penyakit ini. 

Konsumsi obat-obatan ditujukan untuk menurunkan produksi asam urat dalam tubuh atau meningkatkan ekskresi asam urat dalam urin. 

Obat-obat yang dapat digunakan untuk mencegah asam urat, di antaranya termasuk: 

  • Allopurinol (Aloprim, Lopurin, Zyloprim) 
  • Canakinumab (Ilaris) 
  • Colchicine (Colcrys, Mitigare) 
  • Lesinurad (Zurampic) 
  • Pegloticase (Krystexxa) 
  • Probenecid (Probalan) 
  • Rasburicase (Elitek) 

Aplikasi Neo Bank Aman atau Tidak ? Apakah Bank Neo Terdaftar di OJK ? Buka Rekening Bank BNC Online

Jika tidak ada obat yang efektif, dokter mungkin akan meresepkan febuxostat (Uloric).

Febuxostat harus diambil dengan hati-hati oleh siapa saja yang memiliki masalah terkait jantung. 

Di sisi lain, terdapat beberapa obat yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah, sehingga perlu dipertimbangkan dalam mengonsumsinya.

Obat-obatan tersebut di antaranya, yakni: 

  • Obat diuretik 
  • Aspirin 
  • Obat yang menekan kekebalan tubuh 
  • Obat kemoterapi 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "9 Cara Mencegah Asam Urat",

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved