Pernyataan Lengkap Menteri Agama Soal Suara Azan dan Gonggongan Anjing
Pernyataan itu disampaikan Yaqut setelah menghadiri kegiatan temu ramah dengan para tokoh agama di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu 23
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tengah menjadi sorotan akibat ucapannya yang dinilai membandingkan suara adzan dan gonggongan anjing.
Pernyataan itu disampaikan Yaqut setelah menghadiri kegiatan temu ramah dengan para tokoh agama di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu 23 Februari 2022.
Berikut ini pernyataan lengkap Yaqut:
Kemarin kita sudah terbitkan surat edaran pengaturan.
• Kemenag Bantah Yaqut Bandingkan Suara Azan dengan Suara Anjing
Kita tidak melarang masjid, musala, menggunakan toa, tidak, silakan.
Karena kita tahu itu bagian dari syiar Agama Islam.
Tetapi, ini harus diatur tentu saja. Diatur bagaimana volume speaker-nya, toa-nya itu enggak boleh kencang-kencang, 100 desibel maksimal.
Diatur kapan mereka bisa mulai menggunakan speaker itu sebelum azan dan setelah azan, bagaimana menggunakan speaker di dalam dan seterusnya.
Tidak ada pelarangan, aturan ini dibuat semata-mata hanya untuk membuat masyarakat kita semakin harmonis, meningkatkan manfaat, dan mengurangi mafsadat. Jadi menambah manfaat dan mengurangi ketidakmanfaatan.
• Bandara Singkawang Masuk RPJMN, Ditargetkan Beroperasi Tahun 2024
Karena kita tahu, misalnya, kita tahu di daerah mayoritas muslim hampir setiap 100 meter, 200 meter itu ada musala, masjid.
Bayangkan kalau kemudian dalam waktu yang bersamaan mereka semua menyalakan toa-nya di atas, kayak apa?
Itu bukan lagi syiar, tapi menjadi gangguan buat sekitarnya.
Kita bayangkan lagi, kita ini muslim, saya ini muslim.
Saya hidup di lingkungan non muslim, ya, kemudian rumah ibadah saudara-saudara kita non muslim itu bunyikan toa sehari lima kali dengan kencang-kencang secara bersamaan itu rasanya bagaimana?
Yang paling sederhana lagi, tetangga kita ini, kalau kita hidup dalam satu kompleks gitu misalnya, kiri kanan depan belakang pelihara anjing semua, misalnya, menggonggong dalam waktu yang bersamaan, kita ini terganggu enggak?
• Jembatan Telaga Cinta Mahajaya, Jadi Akses Baru Menuju Cagar Budaya Marga Tjhia