Konflik Ukraina vs Rusia
Pasukan Rusia Dalam Posisi Siap Lancarkan Serangan ! Bentrok Negara Adidaya ?
AFP melaporkan, titik-titik posisi taktis adalah area di dekat perbatasan yang dibangun sebagai tempat unit militer sebelum melancarkan serangan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Peseteruan Rusia vs Ukraina tampak tak mengendor meski banyak pihak yang menginginkan pertikaian keduanya segera damai.
Rusia pun gencar mengirimkan pasukannya ke perbatasan Rusia - Ukraina dan sudah dalam posisi on fire.
Begitu juga pihak Ukraina sendiri yang terus merapat ke sekutunya Amerika Serikat (AS) menggalang kekuatan.
Ketegangan antara kedua belah pihak ini terus berlangsung, kekuatan militer dikerahkan meski keduanya mengaku tidak ingin menyerang.
Berdasarkan laporan dari seroang pejabat pertahanan AS 40 persen pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina dilaporkan dalam posisi siap untuk melancarkan serangan Jumat 18 Februari 2022.
Perjabat yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut kepada wartawan mengatakan pihak Moskwa juga telah memulai kampanye destabilisasi, sebagaimana dilansir AFP dikutip dari kompas.com.
• Intelijen Amerika Serikat Bocorkan Rencana Rusia, Hal Ini Bisa Jadi Propaganda Invasi ke Ukraina
“40 hingga 50 persen berada dalam posisi menyerang. Mereka telah menduduki titik-titik posisi taktis dalam 48 jam terakhir,” kata pejabat itu kepada wartawan.
AFP melaporkan, titik-titik posisi taktis adalah area di dekat perbatasan yang dibangun sebagai tempat unit militer sebelum melancarkan serangan.
Pejabat itu menambahkan, Moskwa telah mengumpulkan 125 batalyon kelompok taktis di dekat perbatasan Ukraina.
Jumlah tersebut meningkat dari 80 batalyon kelompok taktis pada awal Februari.
Selain itu, bentrokan antara pemberontak pro-Rusia dengan tentara Ukraina di wilayah timur juga semakin meningkat.
Menurut pejabat pertahanan AS tersebut, situasi itu menunjukkan bahwa “kampanye destabilisasi” telah dimulai.
Pejabat tersebut menambahkan, Washington telah mengamati pergerakan pasukan Rusia yang signifikan sejak Rabu 16 Februari 2022.
AS berulang kali menuding Rusia telah mengerahkan lebih dari 150.000 tentaranya di dekat perbatasan Ukraina.
“Negeri Paman Sam” menambahkan bahwa Rusia dapat memprovokasi atau mengarang insiden di daerah itu untuk dijadikan dalih untuk menyerang Ukraina.
Di sisi lain, Rusia selalu membantah tudingan bahwa pihaknya berencana untuk menyerang Ukraina.
Moskwa balik menuntut jaminan bahwa Ukraina tidak akan diperbolehkan menjadi anggota NATO dan menuntut agar NATO menarik pasukan dari Eropa Timur, tuntutan yang ditolak Barat.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "AS: 40 Persen Pasukan Rusia dalam Posisi Siap Menyerang Ukraina".