Cara Mengatasi Cegukan pada Bayi ! Ketahui Apa itu Cegukan dan Penyebab Cegukan
Namun menurut dokter anak Kylie Liermann, DO dari Cleveland Clinic, cegukan pada memang sangat umum terjadi dan bukan suatu masalah.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Cegukan adalah Kejang pada otot diafragma yang tidak dapat dikendalikan, biasanya tidak berlangsung lama dan bukan tanda akan masalah serius.
Tak sedikit orangtua baru yang merasa khawatir saat melihat bayi kecil mereka yang baru lahir sering mengalami cegukan.
Namun menurut dokter anak Kylie Liermann, DO dari Cleveland Clinic, cegukan pada memang sangat umum terjadi dan bukan suatu masalah.
“Tapi faktanya, cegukan pada bayi lebih mengganggu orangtua ketimbang mengganggu bayi itu sendiri,” kata Liermann.
Untuk sedikit menenangkan para orangtua baru, Dr. Liermann menjelaskan apa yang menyebabkan cegukan pada bayi dan bagaimana cara menghilangkannya, sehingga Anda tak perlu lagi terlalu khawatir.
(Update berita nasional, internasional dan regional menarik lainnya disini)
• Cara Mengatasi Diare pada Anak 1 Tahun Hingga Usia 5 Tahun ! Apa Penyebab Diare Anak ?
Penyebab bayi cegukan
Cegukan kemungkinan besar disebabkan oleh iritasi pada diafragma, otot di dasar paru-paru. Terkadang, otot itu mulai kejang atau kram.
Hal itu menyebabkan pita suara menutup, menciptakan bunyi "hic!" yang khas terdengar.
Bayi yang sedang berkembang bisa mengalami cegukan, bahkan sebelum mereka lahir, dan banyak ibu hamil yang merasakan sensasi berdebar-debar di perut mereka saat bayinya cegukan.
Meski cegukan sangat umum terjadi pada bayi baru lahir, dr Liermann mengaku tak diketahui dengan pasti penyebab cegukan, tapi kemungkinan, cegukan disebabkan oleh peningkatan gas di perut bayi.
"Jika bayi makan berlebihan atau menghirup udara saat makan, itu bisa menyebabkan perut membesar dan bergesekan dengan diafragma, sehingga menyebabkan cegukan pada bayi," jelasnya.
• Cara Mengatasi Masuk Angin pada Anak
Cegukan dan refluks gastroesofagus
Biasanya, cegukan tidak mengganggu bayi. Namun terkadang, cegukan merupakan tanda dari gastroesophageal reflux (GERD) atau refluks gastroesofagus. Refluks menyebabkan asam lambung naik kembali ke kerongkongan bayi.
Tapi menurut dr Liermann, jika bayi Anda menderita GERD, cegukan bukan satu-satunya gejala. Bayi dengan refluks asam lambung juga akan memiliki tanda-tanda seperti:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-bayi-tidur-nyenyak-5s5s5s5sssa.jpg)