Kasus Corona Meningkat, 5 Guru di Kabupaten Sintang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Dinas kesehatan sudah berkoordinasi dengan Satgas dan dinas pendidikan terkait ditemukanya kasus konfirmasi corona pada tenaga pendidik tersebut.

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Agus Pujianto
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINTANG -Terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Sepanjang pekan ke 6 tahun 2022, ditemukan 22 kasus konfirmasi dan dua pasien meninggal dunia.

Terbaru, ditemukan kasus konfirmasi di lingkungan sekolah. Lima orang guru terkonfirmasi positif corona.

"Ada beberapa guru memang kita periksa kemarin, hasilnya positif. Sudah kita lakukan kontak tracing, dari 1 jadi 5 orang gurunya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh, Kamis 17 Februari 2022.

Dinas kesehatan sudah berkoordinasi dengan Satgas dan dinas pendidikan terkait ditemukanya kasus konfirmasi corona pada tenaga pendidik tersebut.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengevaluasi pertemuan tatap muka di sekolah yang terdapat kasus konfirmasi corona.

Parpol Pengusung JADI Sepakat Usulkan Nama Melkianus dan Hardoyo Sebagai Calon Wakil Bupati Sintang

"Kita sedang berkoordinasi dengan satgas, kemudian dinas pendidikan. Kita akan mengevaluasi pertemuan tatap muka. Mudah-mudahan hari ini sudah ada keputusanya, pertemuan ini mau dilanjutkan atau sementara dihentikan," ujar Sinto.

Sinto belum bersedia menyebut nama sekolah yang gurunya terpapar corona. "Nanti kita kasih tau," ujarnya.

Menurut Sinto, dalam minggu ke 6 tahun 2022, terjadi peningkatan kasus corona. Ada sebanyak 28 kasus positif corona dan dua orang meninggal.

"Posisi sekarang ini dua di rawat di rumah sakit. Sisanya gejala ringan, hanya menjalani isolasi mandiri. Yang meninggal 2 orang sejak tahun 2022. Satu meninggal di Sintang karena covid, dan belum divaksinasi. Kedua meninggal di antonius pontianak, vaksinasi lengkap tapi ada komordib," beber Sinto.

Sinto mengungkapkan, kasus positif yang ditemukan 90 persen dari pelaku perjalanan dari luar Sintang. "Kita imbau orang yang baru pulang perjalanan walaupun sebelum berangkat naik pesawat dari sana sudah diswab, negatif, tolong begitu sampai di sintang isoman kemudian lakukan swab PCR ulang ke dinas kesehatan, gratis," jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Lindra Azmar belum bersedian dimintai keterangan. "Lagi ada tamu di kantor, ndak bisa ditinggal," jawabnya. (*)

[Update Informasi Seputar Kabupaten Sintang]

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved