Perbedaan Varian Delta dengan Omicron dan Cara Mencegahnya
dr. Chelwy Joycestio pada Bincang Sehat dalam program Tribun Pontianak Official Podcast (Tripon Cast) bersama Host Rizki Fadriani pada Jumas 11 Februa
Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
"Jika yang terkena virus ini memang sudah memiliki komorbid seperti sesak nafas dan lainnya, maka bisa terjadi keparahan, bahkan bisa terjadi mematian karena infeksi ke organ-organ yang mengalami shutdown, karena infeksi kepada paru-paru dan pernafasan bahkan pada pengentalan darah," jelasnya.
Untuk itu, dokter Joy memberikan saran kepada semua masyarakat jika sudah mengalami gejala demam dan lainnya, alangkah baiknya bisa melakukan pemeriksaan ke dokter ataupun ke fasilitas kesehatan lainnya.
Bahkan bisa juga melakukan swab antigen maupun PCR.
Hal tersebut ia katakan sebagai bentuk mencegah sejak dini agar tidak terjadi keparahan.
"Kalau misalnya sudah positif, maka bisa isoman tapi harus dikenali gejalanya kalau gejala ringan mungkin bisa isolasi mandiri. Namu yang perlu kita ketahui bahwa kita harus konsultasi ke dokter jika terjadi keluhan-keluhan, karena belum tentu semua gejala itu bisa dikatakan covid-19," katanya.
Untuk mencegah hal tersebut kata dokter Joy menyampaikan, terdapat dua cara.
Diantaranya yaitu yang pertama dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumuman, mengurangi mobilitas mobilitas atau yang disingkat dengan 5M.
Kemudian cara yang kedua ialah dengan vaksinasi. Dirinya mengajak agar masyarakat ikut vaksin.
Pasalnya vaksinasi tersebut bisa membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok yang bisa mencegah keparahan jika terinfeksi virus covid-19. Sehingga dengan divaksin, maka dapat mengurangi keparahan saat terkena virus covid-19. (*)
(Simak berita terbaru dari Pontianak)