KPPN Putussibau Sebut Penyaluran KUR di Kapuas Hulu Capai Rp 203,619 Miliar

Chandra menjelaskan juga bahwa, kinerja penyaluran KUR di Kapuas Hulu tahun 2021 sangat menggembirakan, dengan total penyaluran KUR yang dilakukan sep

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/KPPN Putussibau
Kepala KPPN Putussibau, Chandra Wibowo, didampingi Kepala KPPBC Nanga Badau, Wijang, saat melaksanakan Focus Group Discussion (FGD), tentang optimalisasi penyaluran kredit program, dengan tema Optimalisasi Penyaluran Kredit Program Kredit Usaha Rakyat (KUR), di Aula KPPN Putussibau, Rabu 9 Februari 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Kepala KPPN Putussibau, Chandra Wibowo, menyatakan kalau pihaknya bersama KPPBC Nanga Badau, telah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD), tentang optimalisasi penyaluran kredit program, dengan tema 
Optimalisasi Penyaluran Kredit Program Kredit Usaha Rakyat (KUR), di Aula KPPN Putussibau, Rabu 9 Februari 2022.

Chandra menjelaskan juga bahwa, kinerja penyaluran KUR di Kapuas Hulu tahun 2021 sangat menggembirakan, dengan total penyaluran KUR yang dilakukan sepanjang tahun 2021 sebesar Rp203,619 miliar untuk 5.651 nasabah/debitur. 

"Angka ini cukup berimbang dibandingkan dengan penyaluran KUR pada kabupaten lain di Kalimantan Barat. Namun, tingkat penyaluran KUR di Kapuas Hulu yang cukup signifikan masih terus dapat dioptimalkan," ujarnya kepada wartawan, Kamis 10 Februari 2022.

Bupati Fransiskus Diaan Sampaikan Harmonis Masyarakat Kapuas Hulu ke Ustadz Yusuf Mansyur

Disampaikan juga penyaluran KUR tahun 2021 yang sudah sangat baik, masih terus dapat dioptimalkan melalui penyelarasan program-program dari seluruh stakeholders untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya sektor unggulan di Kapuas Hulu melalui pembiayaan KUR.

"Diharapkan, dengan adanya keselarasan dan optimalnya pembiayaan KUR pada sektor unggulan dapat meningkatkan PAD yang berujung pada terwujudnya kesejahteraan masyarakat," ucapnya.

Sedangkan salah satu tantangan yang dihadapi dalam upaya optimalisasi penyaluran KUR adalah penataan administrasi untuk tata kelola dan tata niaga dari beberapa komoditas unggulan di Kapuas Hulu. 

"Legalitas perniagaan dari sektor unggulan tersebut merupakan salah satu aspek penting bagi penyalur KUR yang dipertimbangkan analis kredit sebelum memberikan rekomendasi persetujuan terhadap pengajuan calon debitur KUR," ujarnya.

Sedangkan kebijakan Kredit Program KUR bagi UMKM merupakan penopang penting dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM di Indonesia yakni sebesar 64,19 juta, di mana komposisi Usaha Mikro dan Kecil sangat dominan yakni 64,13 juta atau sekitar 99,92 persen dari keseluruhan sektor usaha.

Dijelaskannya, UMKM juga memberikan kontribusi besar terhadap PDB yaitu sebesar 61,07 persen atau senilai 8.573,89 triliun rupiah (data per semester I tahun 2021).

Kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia meliputi kemampuan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada serta dapat menghimpun sampai 60,4 persen dari total investasi.

"Seiring membaiknya ekonomi nasional, perhatian Pemerintah kepada dunia usaha terus dilakukan untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan insentif bagi pelaku UMKM melalui program restrukturisasi kredit dan subsidi bunga bagi UMKM," ucapnya.

Chandra menuturkan, kebijakan KUR pun terus disesuaikan untuk memenuhi target pendanaan kredit UMKM pada tahun 2024 menjadi lebih dari 30 persen. Sejalan dengan positifnya pertumbuhan ekonomi, permintaan KUR juga mengalami peningkatan pada tahun 2021.

"Bahkan penyaluran KUR pada bulan Maret tahun 2021 sebesar Rp25,47 triliun telah melampaui penyaluran KUR sebelum terjadi Covid-19 pada tahun 2019 sebesar Rp14,59 triliun. Hal ini tak terlepas dari kebijakan rendahnya suku bunga KUR sebesar 3 persen, dan kebijakan subsidi bunga serta restrukturisasi kredit pada masa pandemi," ujarnya.

KUR yang bertujuan untuk meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif dan meningkatkan kapasitas daya saing UMKM, terus dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menyerap tenaga kerja, serta dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah.

"Diharapkan, pertemuan dengan melibatkan lebih banyak pihak terkait dapat terus dilanjutkan dalam kesempatan yang akan datang. Komitmen penguatan sinergi dan komunikasi lintas sektoral terus dibangun dalam rangka optimalisasi penyaluran kredit program dan pemberdayaan UMKM di Kapuas Hulu," ungkapnya. (*)

[Update informasi Seputar Kabupaten Kapuas Hulu]

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved